28 September 2020

Lapan dan PT RAI Teken MoU Lanjutkan Proyek R80

28 September 2020

Pesawat penumpang R80 (image : oknews)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah keraguan masyarakat Indonesia mengenai masa depan Industri dirgantara dengan dihapusnya R80 sebagai Proyek Strategis Nasional/PSN dan dimuseumkannya pesawat N250, pemerintah dalam hal ini Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan PT Regio Aviasi Industri/RAI. Dukungan Pemerintah merupakan bagian penting dari rencana pengembangan pesawat nasional R80.

MoU antara Lapan dan PT RAI itu dilakukan pada 7 September 2020 lalu. Tentu saja hal ini menunjukkan respons positif dan apresiasi serta dukungan pemerintah atas upaya swasta membangun pesawat terbang R80 sebagaimana digagas oleh alm. Bapak BJ Habibie. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala LAPAN, Bapak Prof Thomas Djamaluddin dan Direktur Utama PT RAI Agung Nugroho yang disaksikan langsung oleh Ilham Akbar Habibie sebagai Komisaris Utama PT RAI.

Humas PT RAI, Justin Djogo mengatakan, kerja sama akan dimulai dengan keterlibatan Lapan dalam proses pengembangan/rancang bangun pesawat terbang R80. Sesuai dengan kemampuan yang ada di LAPAN sebagai pusat riset dirgantara nasional. Seperti (namun tidak terbatas pada) dukungan komputasi dinamika fluida, simulasi stabilitas & pengendalian pesawat  terbang, perhitungan prestasi terbang dan pada saatnya, pengujian pesawat terbang yang terkait dengan sertifikasi pesawat, seperti bird impact test dan lainnya.

Dikatakan Justin, setelah keluar dari PSN, PT RAI saat ini sedang berupaya mendapatkan dukungan dari pemerintah dalam bentuk dimasukkannya program R80 dalam daftar prioritas riset dan inovasi nasional. Hal ini diawali dengan arahan Menristek/ BRIN dalam bentuk dukungan kerjasama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional/LAPAN dan PT Regio Aviasi Industri/RAI, sesuai dengan tupoksi LAPAN, yang bermuara pada penandatanganan MoU 7 September 2020 lalu tersebut.

PT RAI Teken MoU Dengan LAPAN Lanjutkan Proyek Pesawat R80 di Jakarta, 7 September 2020 (photo : Republika)

"Bagaimanapun juga, dukungan pemerintah merupakan bagian penting dari rencana pengembangan pesawat nasional  R80. Untuk pengembangan suatu pesawat terbang, dibutuhkan dukungan dari berbagai aspek, mengingat sifat industri penerbangan yang bersifat strategis, kompleks, berjangka panjang, melibatkan pendanaan yang besar dan dukungan kebijakan dan regulasim" ujarnya dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (21/9).

Karenanya, Justin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah, dalam hal ini Kemenristek BRIN dan LAPAN atas dukungan tersebut. Pihaknya juga berharap, dukungan ini berlanjut dengan dukungan diplomasi ekonomi (yang sudah berjalan hingga saat ini) dan dukungan dari kementerian terkait fasilitasi industrial, sertifikasi bagi ekosistem industri dirgantara, sehingga industri dapat tumbuh untuk mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045 dengan kontribusi pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa yang lebih baik dari saat ini.

"Kami yakin bahwa kerja sama industri dan pemerintah dalam riset dan pengembangan merupakan suatu keharusan untuk saling mengisi dalam suatu ekosistem industri dirgantara," katanya. 

Menurutnya, pengalaman industri dapat menjadi bahan bagi institusi riset untuk melakukan inovasi. Di sisi lain, penemuan di sektor riset dapat memberikan basis diaplikasikannya suatu teknologi untuk diimplementsi. 

"Kerja sama ini dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan bersama. Sebagaimana telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir ini, PT RAI terlibat aktif dalam penyusunan Roadmap Industri Dirgantara yang saat ini dikoordinir oleh Kemenristek BRIN/Lapan bersama dengan stakeholder industri yang lain," ujarnya.

Sambil beradaptasi dengan perkembangan situasi terakhir seperti pandemi Covid 19, kata Jastin, diperkirakan akan terjadi kemunduran program. Dimana fase full scale development baru dimulai pada akhir 2021, prototype production 2023, first flight di akhir 2025, sertifikasi direncanakan tahun pada 2028. "Inipun masih harus melihat perkembangan di negara-negara supplier yang terlibat dalam pengembangan R80," kata dia.

Seacara prinsip, penjualan/kontrak dengan customer diproyeksikan bisa dilakukan di awal 2026. Namun, penyerahan pesawat pertama akan dilakukan setelah mendapat sertifikasi nasional yang diperkirakan tahun 2028.

(Republika)

81 komentar:

  1. Alhamdulilah
    tetap lanjut pengembangan pesawat R-80

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalaupun jadi, bukankah udah terlambat 40 tahun buat musuh dengan ATR ?

      Exitways untuk proyek ini adalah maskapai trayek sedang dengan biaya operasi murah,

      Hapus
    2. jangan jangan ATR sudah pakai ATR-72 electric atau solar cell....

      Hapus
  2. Tapi apa masih jaman gak sih pakai baling baling? Tanya doang bukan kritik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trend nya sih masih om.... Civil or military masih banyak yg pakai,.. 😁

      Hapus
    2. masih broo
      masing masing punya keunggulan.
      pesawat bermesin turboprop selain lebih irit, juga bisa melayani rute rute / jalur perintis yang tidak bisa didarati oleh jet engine.
      selain itu pesawat dengan kapasista 80 passanger masih sangat banyak dibutuhkan saat ini, dibandingkan dengan pesawat jet yang berbadan lebar dan besar.

      Hapus
    3. Masih broo..osprey aja pake baling2 kan hahayy.

      Hapus
    4. justru mesin turboprop propeler ditunggu2 kiprah lanjutannya.

      target menyamai kecepatan pesawat jet, irit serta mengurangi bising mesin ke kabin.

      liat aja a-400M atlas aja skrg punya kecepatan hampir setara pesawat mesin jet

      kawasaki C-2 : 0,82 mach/920 km/h
      a-400m : 0,72 mach / 88905.6 km/h

      bandingin ama

      c-130 herki: 0.47781 mach / 590 km/h

      satu lagi, bicara soal harga..tentuw baling2 lebih ekonomis haha!πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘

      Hapus
    5. Saya selalu naik Fire Fly baling-baling Medan-Subang (Malaysia), nyaman, durasi 45 menit, ketinggian 10.000 kaki. Hanya pada saat landing agak menukik, hehe.

      Hapus
  3. malaysia tak bisa buat pesawat bisa nya buat trainer itu pun di rasuah oleh pemerintah malaysia 85%biaya dibayar swiss

    BalasHapus
  4. R80 itu penting sbg hub koneksi antar pulau dan design nya juga bisa utk konsumsi militer jg,sebab itu LAPAN di libatkan dg projek R80 Krn ada hal khusus bin spesifikasi yg sdg di tuju oleh lembaga tsb.


    Proto N250 wajar jika masuk musium Krn tujuan selanjutnya bukan lagi sekelas N250

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah wong R80 itu model N250 yg diperpanjang.. Tambahan dikit ya di canar sayap and konstruksi sayap pesawat yg didesign utk meningkatkan bypass ration
      agar efisien BBM. Tekanan kebisingan kabin pesawat mungkin lbh baik dari N250../secara N250 blue print nya dipegang Insinyur R80 krn sertifikasi N250 gatot lanjut.. Epek krismon.

      Hapus
  5. Airod tidak suka melihat ini 🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. πŸ‘ˆairot sukanya lihat iniπŸ‘ˆ

      Hapus
    2. Nah kalo airod itu sekelas bengkel tok pak jgn kan dg PTDI,di sanding jg banding dg GMF saja kalah jauh

      Hapus
    3. Semrprot2 bayfressh,lap2 kaca body..pompa ban aja aircrod

      Hapus
  6. Mantap..alhamdulillah seneng pesawat karya anak bangsa di lanjutkan lagi programnya..hmm apa akan jadi masalah jikalau sayapnya dilebarkan dikit...hmm biar lebih "ngeh" gitu..xixixixixii
    Semangat pt.lapan dan pt.rai✊✊

    BalasHapus
  7. Tahniah Lapan R80 semoga lancar tanpa hambatan bisa terbang di langit sesuai jadwal..bravo

    BalasHapus
  8. Admin tolong forum nya di perbarui lagi agar bisa bisa video2 latihan TNi neh..lbh gress lagi.

    Lumayan nntn TNI latihan dgn drone Aerostars nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti om @smilihari kasih video video terbaru dan terupdate.

      Hapus
    2. Foto2 dan video di perbanyak lagi spt di IDF..

      Hapus
  9. Lapan duwit dari mana tuh ?
    Proyek pesawat baling 2 R80 kurang laku di pasaran terbukti N250 masuk gudang museum

    BalasHapus
    Balasan
    1. otak kurang update seperti itu...
      emang lapan cari duit dengan cara gibas kayak elo ketua tai!

      Hapus
    2. ..
      Ini saudara...
      SESUAi dengan KEMAMPUAN dari LAPAN.....!!!
      Mohon dibaca lebih teliti,



      "............Humas PT RAI, Justin Djogo mengatakan, kerja sama akan dimulai dengan keterlibatan Lapan dalam proses pengembangan/rancang bangun pesawat terbang R80.
      Sesuai dengan kemampuan yang ada di LAPAN sebagai pusat riset dirgantara nasional.
      ..................
      Seperti (namun tidak terbatas pada) dukungan komputasi dinamika fluida,
      simulasi stabilitas & pengendalian pesawat terbang,
      perhitungan prestasi terbang dan pada saatnya,
      pengujian pesawat terbang yang terkait dengan sertifikasi pesawat, seperti bird impact test dan lainnya.
      ..............."

      Hapus
    3. Rai lapan kolaborasi bung..dana nya dri Investor asing

      Hapus
    4. kerjasama LAPAN & PT RAI, tidak selamanya pake duwit om om antiembalgo:
      bisa berupa fasilitas dan tenaga ekspert.

      2 tahun laluw, menurut dirut PT RAI, bantuan pemerintah kepada proyek R-80 bisa berupa penggunaan fasilitas uji terowongan angin(winsil) milik BBTA-3/BPPT.

      ituloh, laboratorium hebat yg tempat lahirnya DRON ANKA, DRON ELANG HITAM dan pespur KFX/IFX hore haha!πŸ‘πŸ‘πŸ‘

      om antiembaglo gak percaya, lihat nich ampe PUWAS haha!πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³

      proyek KFX/IFX uji aerodinamika di indonesia.
      https://www.youtube.com/watch?v=qfc7jArjHVM

      2008-2018, Satu Dekade Kerjasama Antara Indonesia Dan Turki Dalam Pengujian Terowongan Angin Untuk Pengembangan Pesawat Udara Nir Awak (UAV, Unmanned Aerial Vehicle)
      https://www.bppt.go.id/teknologi-hankam-transportasi-manufakturing/3325-2008-2018-satu-dekade-kerjasama-antara-indonesia-dan-turki-dalam-pengujian-terowongan-angin-untuk-pengembangan-pesawat-udara-nir-awak-uav-unmanned-aerial-vehicle

      Hapus
    5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    6. ...
      ".....R-80 adalah pesawat ideal. Juga kuat dalam bisnis pesawat di kelas 80 seat atau tempat duduk.

      Pesawat tanggung ini menurut Arista hampir tidak ada yang menyaingi.
      Mungkin hanya Embraer (Brasil)
      dan Bombardier CRJ (Kanada),
      atau ATR (Prancis) -- para 'raksasa' yang bermain di kelas di bawah 100 seat.

      Menurut Arista, tingkat persaingan yang dihadapi R-80 kurang ketat dan kompetitif.
      .......................
      Pesawat itu juga tak jadi kekhawatiran dan pressure untuk produsen kelas besar seperti Eropa dan Amerika. Airbus dan Boeing......"

      Link,
      https://www.liputan6.com/news/read/2217145/r-80-pesawat-buatan-indonesia-kejutan-untuk-dunia

      Hapus
    7. Sejatinya R80 hadir utk mengurangi import pesawat dari luar yg gentayangan di indonesia.. Kuy kita support total..krn indonesia pasar terbesar di dunia utk komersial plane.. Jgn sampe kita punya pabrik dan ahli pesawat tp hanya jd penonton only.. Bangga utk hargadiri bangsa..

      Hapus
    8. Kalau ngga salah sdh dapat investor dari pemilik mayapada group

      Hapus
  10. ..
    Mohon pencerahannya saudara-saudara,
    R-80 ini bisa digunakan untuk fungsi AEW&C ya..?

    Link,
    https://en.wikipedia.org/wiki/Airborne_early_warning_and_control

    Link,
    https://www.airspace-review.com/2020/04/09/tiga-pesawat-aewc-incaran-tni-au-dalam-mef-iv/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa jadi asal ada TOT nya..
      Pas bgt

      Hapus
    2. Bisa banget, asal duitnya siap 🍻.

      Hapus
    3. "..Bisa banget, asal duitnya siap 🍻.."

      Dan usernya MAU.

      CN235 sejak jadul udah ada konsep AEWC....tapi ya itu, 'kemauannya' belum ada..πŸ˜›

      Hapus
    4. Kenapa kok 'kemauannya' belum ada?

      Ya mungkin karena user punya konsep yg berbeda...πŸ˜›

      Mosok MPA jaman itu pake 737, tapi AEWnya pake CN series...
      Mungkin itu salah satu alasan/logikanya..πŸ˜›

      Hapus
    5. Yaaaaaa ☝️ salah ������.....pesawat AEW ga jelas juntrungannya lantaran pernah ketipu iklan yg berbunyi "Punya SU-35 ibarat punya mini-AWACS ��"

      Hapus
    6. Mana ada iklan yang gak nipu..?

      Salae dhewheee...
      πŸ˜›

      Hapus
    7. R-80 dipasang pakai radar erieye aja, minta lisensi dari swedia

      Hapus
  11. Balasan
    1. Sing bar di mutasi dadi Danpuskenif.....mulo suwe ra dolan mrene ��

      Hapus
    2. Kosek, lagi mikir iki....rodo angel le mlesetke

      Hapus
    3. Yo maklum yen rodo suwi mas..
      Wes umur...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    4. Komandan Pusat Kenikmatan Khilaf...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    5. Eeeeeh kok yo pas nggono....mas D'boy iku gilo mas PS sing ngelokke.....yen aku nggono gor nebar umpane thok, xizizizi

      Hapus
  12. Secara prinsip, penjualan/kontrak dengan customer diproyeksikan bisa dilakukan di awal 2026. Namun, penyerahan pesawat pertama akan dilakukan setelah mendapat sertifikasi nasional yang diperkirakan tahun 2028.

    -------------------

    pantesan kluar dari PSN.
    target PSN 2020-2024 harus selesai semua.
    apalagi sejak ada kovid, keknya pada revisi smua tuch...bisa mundur 2030 oke ocehπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gilee..

      Kalo mundur semua, trus si "CAPcay55" tuh mo jadi taon berapa oom..?

      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. kata om pit, taon 3000 upps...haha!🀣🀣🀣

      Hapus
  13. Smilinghari212
    sejam yang lalu
    Sejak kementrian dipegang bapak ini, kita sering disuguhi aksi heroik penangkapan KIA vietnam. Sementara dilumbung ikan lainnya spt dilaut aru, maluku utara dan perairan sangihe yg jauh lebih luas, nyaris tak terdengar ada kejadian apapun disana. Jangan2 sekarang ini, secara diam-diam para "pemain lama" sdg pesta pora di area tersebut tanpa ada yg memantau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syuting nggodhag KIA dibelani nggo dron...πŸ˜‚πŸ˜

      Mbuh laah..πŸ˜›

      Hapus
    2. Yo kuwi mau, ojo nyalahke sing ngiklan, salahke sing percoyo iklan... πŸ˜›

      Hapus
    3. Ayo tebakan....iku leh ku komen neng media opo

      Hapus
    4. kia ape? kia valen yach om, bembem haha!πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³

      Hapus
  14. Nah, ini baru betol!

    N219->N245->R80->NR2130πŸ‘

    Jangan melompat2 gak jelas. Atau macan kertas, banyak rencana tapi nol realisasi alias ngimpi!

    Road map nya tinggal diikuti!

    πŸ‘Œ

    BalasHapus
    Balasan
    1. N245 adalah downgrade bukan upgrade.. Krn sdh ada CN 295 kolaborasi airbus.. Intinya SDM pt Di tdk siap dgn roadmap apm prof habibie yg suka tdk suka memang terlalu dominan dlm industri hiteck di indonesia.. LApan pun msh glagapan tekno berkaitan kolaborasi dgn pt RAI. Pt RAI perusahaan swasta baru tp dihuni oleh para senior generasi N250.

      Hapus
  15. R-80 kalau dibuat pesawat intai, bagus nih πŸ˜€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seandainya gw sultan.. Gw upgrade R80 jadi R100 jet series buat ngangkut orang indonesia keliling asia pasifik sbg bukti bahwa orang indonesia bnyak yg pintar dan kaya..

      Hapus
    2. Woow, kalau R-80 jadi R-100 pesaing sama PT. DI N-2140. Kalau R-80 jadi R-100 konsepnya seperti Lockheed electra L-188 bisa jadi pesawat ASW seperti P-3 Orion

      Hapus
  16. Klamaan..trus gak jadi,gtu trus indonesia,hal yg pantas kt tiru dr cina agresif,brani,dan cpat jadi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan cepat jatuh, akhirnya banyak yang jadi korban jiwa.

      Hapus
  17. Semoga ada pendanaan lanjutan...kuatirnya duitnya sdh tak ada dihajar Covid19...sama mborong infrastruktur........😁

    BalasHapus
  18. 01. Salam bina Monumen kebodohan LCS Maharogolela kapal besi rongsok tak cecah air seharga RM 9 Billion
    02. Salam bina kereta kebal 8x8 GEMPITA Tambun tempel sticker tak boleh eksport
    03. Salam bina senapan tembak tupai VITA lendir BERAPI
    04. Salam bina tank ugly STRIDE bentuk KOTAK Turet Letoy
    05. Salam bina rudal antar Galaxy ugly TAMING SARI ROTI
    06. Salam bina jet PTM GEN 6 hasil mimpi basah onani insinyur 5 top university
    07. Salam bina drone ugly NYAMUK
    08. Salam bina KERETA TERBANG untuk angkutan antar Planet
    09. Salam bina kereta PROTON tak laku utk angkut manusia dan di jual kat cina
    10. Salam Komando LETUPKAN wanita hamil
    11. Salam komando TEWAS saat DEMO, tembak Komandan sendiri
    12. Salam komando PINGSAN saat latihan berbaris
    13. Salam kapal selam SCORPANE tak boleh selam sebelum MRO
    14. Salam kapal KALENG Khong ghuan LMS hutangan dari CINA untuk lawan CINA
    15. Salam kapal RUSAK oleh JARING nelayan nguyen
    16. Salam kapal kargo untuk kapal militer BUNGA PASIR 5 (tai kucing)
    17. Salam jet hornet meletup guna parade aja tiada SOURCE CODE
    18. Salam Su30MKM 18 Ekor hanya 4 yg boleh terbang
    19. Salam Mig29 GROUNDED semua
    20. Salam kilang MRO AIROD lembab cem siput ahli salfie dan pasang baut je
    21. Salam heli NURI lapook selalu terhempas berkhidmad abadi tak ada ganti
    22. Salam heli kecik MD tak datang2 DP 30% hangus di GONDOLI najib
    23. Salam engine jet HILANG di SONGLAP untuk beli nasi lemak
    24. Salam askar penjaga istana bagai ANJING british
    25. Salam EJECT KAT HANGGAR world record 2 kali
    26. Salam kapal militer Gagah Samudra kena sita MYBANK
    27. Salam PM tua bilang raknyatnya Malas,tak tahu malu,bodoh,tak mau bayar hutang
    28. Salam JUDI HALAL daulat tuanku
    29.Salam Pilihan Raya Abal - Abal, PM dari jalur belakang hasil pilihan raya di gondoli Agong
    30. Salam RFI dan KAJIAN banyak2 berbentang kertas putih, shopingnya HT dan Bot kecik pemintas
    31. Salam tak punya MARINIR, kapal LPD, HELI ATTACK, UCAV, Tank Amphibi dan SPH
    32. Salam TANK PENDEKAR MBT WW II 48 ekor, produsennya buang ke tong sampah dan lebih memilih pakai LEOPARD Second
    33. Salam Bayar hutang CINA pakai hutang JEPUN
    34. Salam BELI pespur MB339 BARU TANPA ENGIN
    35. Salam 88 bijik pespur GURUN, hilang setengah jd pisank
    36. Salam BOMBER Cina pusing - Pusing tidak berani Scramble
    37. Salam kapal Eksplorasi Petronas west capella di usir kapal Survei Haiyang Dizhi di laut sendiri
    38. Salam 89 kali perairan di rogol Cina, TLDM APMM dan MENTERI Pura pura Buta dan tuli bilang tak ada pencerobohan


    Salam terlemah ASEAN
    Salam Kedekut ASEAN
    Salam Rank 44 Badut ASEAN
    Salam Rank di bawah kaki Myanmar

    BalasHapus
  19. Alaaa, lagu lama. PT RAI berharap dapat dana segar APBN melalui proyek R80 seperti proyek N250 dari hasil jual minyak

    BalasHapus