03 Juli 2021

3 Denhanud Paskhas Peroleh Oerlikon Skyshield

03 Juli 2021

Meriam Oerlikon Skyshield Mk II Paskhas (photos : Paskhas)

Dankorpaskhas Saksikan Penembakan Meriam Oerlikon Skyshield MK-II

Bandung-Korpaskhas. Komandan Korpaskhas Marsekal Muda TNI Eris Widodo Y., S.E., M.Tr(Han) berkesempatan secara langsung menyaksikan live penembakan Meriam Oerlikon Skyshield MK-II sebagai puncak kegiatan uji fungsi alutsista baru yang dimiliki Korpaskhas yang dilaksanakan di AWR Pandanwangi LUMAJANG Jawa Timur, Kamis (01/7/2021).

Alutsista selanjutnya  akan dialokasikan ke tiga satuan Hanud Paskhas yang baru yaitu Denhanud 475 Paskhas, Denhanud 476 Paskhas dan Denhanud 477 Paskhas. Para prajurit Paskhas yang akan mengawaki alutsista tersebut terlebih dahulu dibekali ilmu baik teori maupun praktek tentang pengoperasian dan pemeliharaan Meriam Oerlikon Skyshield MK-II.


Hadir dalam acara tersebut Asops Korpaskhas Kolonel Pas Sonruta Tambunan, S.I.P., M.Tr (Han), Askomlek Korpaskhas Kolonel  Lek Cholik Supriyatna, Aslog Korpaskhas  Letkol Tek Zulkhali Duki, Danpusdikhanudnas Kolonel Pnb Sugeng, Sahli Air Power Koopsau 2 Kolonel Tek Mahruf M., Kasubdisrudal Komlek Letkol Adi Sudibyo serta dari Tim IMAA (Indonesia Military Air Worthiness Authority) Puslaik Kemhan Letkol Pas Anang Baskoro dan Letkol Tek Suherman. Penkorpaskhas

117 komentar:

  1. Balasan
    1. Sebenernya punya brp biji sih?
      Kok kyanya banyak banget dan demen banget phaskas pake orlikon.

      Hapus
    2. Lumayan kayaknya, semua ada kali ya 5-6 Detasemen

      Hapus
  2. Balasan
    1. Nma lu niru2 aja ajig. Cmn bkin onar aja, lucu sih niru2 tp ngapain goblok ngerakeun sia mah

      Hapus
  3. MANTAP mainan baru lagi guys Yang PRANK selalu tu tepi sikit Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  4. Jumlah oerlikon skyshield milik paskhas TNI AU pada 2014 adalah 6 baterai dan pada 2020 menerima 3 baterai yang merupakan batch 2 jadi 6 baterai + 3 baterai= 9 baterai oerlikon skyshield milik paskhas TNI AU

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiap batre isinya apa aja kak

      Hapus
    2. 1 baterai di isi 2 kanon 1 radar dan command firing control ya hitung ajh brp

      Hapus
    3. Batch 1 16 FCU (1 radar + 1 firing unit + 3 Oerlikon Contraves 35mm(
      Batch 2 11 FCU

      Dengan kebutuhan saat ini dimana 27 FCU untuk 9 baterai artinya 1 baterai 3 FCU

      Hapus
  5. Lon Malon Yang masih guna Rapier Jernas lapok duduk termenung saja Kat tandas

    BalasHapus
  6. Pur PASKHAS sudah dilengkapi dengan PSU oerlikon skyshield dan terintegrasi dengan rudal QW 3 dan rudal Chiron kalau TUDM ada atau tidak......??? Wkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Punya paskau tudm bro 😀

      Hapus
    2. Tudm sekelas sm hansip kita bro..mn pny oerlikon mrk..tp kl cakap paling seram seAsean/asia

      Hapus
  7. Nah Pur setiap Denhanud paskhas dilengkapi dengan masing-masing 2 baterai Arhanud oerlikon skyshield untuk melindungi Landasan udara milik TNI AU wkwkwkwkw




    Dalam gelarannya, satu baterai Skyshield Paskhas terdiri dari dua Firing Unit (FU). Satu FU Skyshield terdiri dari dua kanon Oerlikon Skyshield 35 mm, satu unit radar, dan satu shelter Fire Control Unit (Command Post)

    BalasHapus
  8. Setiap Denhanud paskhas TNI AU dilengkapi 1-2 baterai oerlikon skyshield untuk melindungi lanud milik TNI AU dari ancaman Serangan udara musuh


    Berikut daftar Denhanud paskhas TNI AU yang mengoperasikan ARHANUD OERLIKON SKYSHIELD :

    1. Denhanud 472 Paskhas di Makassar Sulawesi Selatan

    2. Denhanud 473 Paskhas di Pontianak Kalimantan barat

    3. Denhanud 471 Paskhas di Jakarta

    4. Denhanud 477 Paskhas di Ranai Natuna

    5. Denhanud 475 Paskhas Pekanbaru, Riau

    6. Denhanud 476 paskhas Medan, Sumatera Utara

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu tambahah lagi yg byk Oerlikon sky.

      Hapus
    2. Saat ini Lanud tipe A dulu yang diprioritaskan untuk Dilengkapi dengan baterai komposit Oerlikon skyshield milik paskhas TNI AU dan semoga pak Prabowo ke Jerman ada Rencana untuk pembelian batch 3 PSU oerlikon skyshield

      Hapus
    3. Betul dan buat lanud tipe B berharap nyusul di payungi sama Oerlikon skyhield.



      Hapus
    4. Di lanud iswahyudi ada kok soalnya kemarin saya lewat keliatan dr luar

      Hapus
    5. Oh iya saya salah Denhanud 476 itu di Jawa timur bukan Medan

      Hapus
    6. Berharap nambah NASAMS atau mumpung Pak Bowo lagi ke Jerman bisa dipilih MEADS....

      Hapus
    7. Standar kita 1 denhanud 2 baterai
      Masih ada 5 denhanud terutama di wilayah Indonesia Timur yang kini mengoperasikan kombinasi triple gun Hispano Suiza + QW3 + radar Smart Hunter

      Hapus
    8. Semoga semua Lanud Tipe A bertahap dilengkapi Baterai Sky shield Dan Baterai Rudal NASAMS-2.

      Hapus
  9. Uji coba oerlikon skyshield milik paskhas TNI AU berhasil mengenai sasaran



    https://www.facebook.com/709687686101255/videos/1121374271379417

    BalasHapus
  10. Oerlikon skyshield milik paskhas TNI AU melakukan latihan di Natuna




    https://paskhas.mil.id/berita/oerlikon-skyshield-mk2-beraksi-di-natuna

    BalasHapus
  11. Oerlikon skyshield milik paskhas TNI AU satu paket dengan rudal manpads Chiron



    https://www.indomiliter.com/chiron-paket-rudal-vshorad-pada-kanon-oerlikon-skyshield-paskhas-tni-au/

    BalasHapus
  12. BREAKING NEWS


    ADA KABAR BAIK DARI HITLER
    tunggu berita resminya dari kemhan


    Kixkixkixkixkix makin strong upsss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasel 214 atau 209 with AIP

      Hapus
    2. Kasel tuh dah pasti,

      Berharap boyong Sam Merad Iris-T
      😅😅

      Hapus
    3. German beli poseidon 8 biji buat AL nya,Yo Orion second

      Hapus
    4. Atau nambah lagi Frankenthall class mine hunter vessel

      Hapus
  13. Punya banyak oerlikon skyshield kira2 kita dapat TOT apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada beberapa komponen oerlikon skyshield yang dipasok oleh industri pertahanan dalam negeri

      Hapus
    2. Ini dia bro


      http://defense-studies.blogspot.com/2014/07/pt-aiu-pasok-komponen-meriam-oerlikon.html?m=1

      Hapus
    3. Wah mantabbb om nusantara

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  14. Arsenal Arhanud (Artileri Pertahanan Udara) milik TNI banyak ragamnya, tapi tak semua mendapat mandat untuk melindungi area ring satu, yakni wilayah Istana Negara. Seperti pada HUT RI ke-71 bulan Agustus lalu, Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU mendapat kepercayaan untuk menempatkan baterai kanon CIWS (Close In Weapon System) Oerlikon Skyshield 35 mm di Lapangan Tugu Monas. Baterai Skyshield disiapkan dalam posisi siaga penuh, berikut sistem Skyshield Fire Control Unit yang di dalamnya terdapat unit sensor dan radar.

    Baca juga: Oerlikon Skyshield 35mm – Perisai Reaksi Cepat Pangkalan Udara TNI AU

    Selain aspek kehandalan kanon dalam memberi tembakkan, harus diakui sensor dan radar pada unit baterai Skyshield menjadi peranan kunci, pasalnya Skyshield buatan Rheinmetall Defence berbeda dengan kanon twin gun Type 90/35 mm yang dioperasikan Arhanud Korps Marinir, bila Type 90/35 mm bisa dioperasikan otomatis dan manual, maka Oerlikon Skyshield hanya dapat dioperasikan secara full otomatis. Meski begitu, kemampuan deteksi dan reaksi Skyshield terbilang memukau, selain mampu menetralisir laju rudal udara ke permukaan, kanon laras tunggal ini sanggup menghancurkan lontaran peluru mortir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg tak de CIWS Oerlikon Skyshield tepi sikit kat tandas wkwkwk

      Hapus
    2. Mudah2an AD segera menyusul menggunakan meriam 35mm

      Hapus
    3. TNI AD katanya mau beli C-Ram bro

      Hapus
    4. C ram 20mm.
      Kurang efektif pelurunya terlalu banyak buang peluru & daya jangkau kurang jauh.

      Model 35 mm utama nya oerlikon daya jangkau lebih jauh & penembakan pelurunya lebih efisien dari jenis tipe airbursting atau pecah di udara. yaitu ADV (Air Defence Variant) Khusus tiap ujung proyktil tersimpan 152 pellet (sub proyektil) berbahan tungsten yang setiap pellet memiliki bobot 3,3 gram.

      Hapus
    5. Ada tawarn dri UEA buat CRAM skyknight

      Hapus
    6. C-RAM : Counter-Rocket, Artillery Mortar.

      Tupoksinya beda tho?

      Hapus
    7. Owh sistem CRAM skynight dari UEA berbeda dengan C RAM US

      CRAM skynight UEA kombinasi antara sistem skynex meriam revolver oerlikon 35mm dengan rudal skynight.

      Bisa juga tawarannya.

      Hapus
    8. Oerlikon juga mengembangkan C RAM dengan Denel yakni Cheetah Air Defenseq

      Hapus
  15. Balasan
    1. nyoih beda donk haha!
      kata menhan yg kemaren kita kan dikit2, yg penting apdet terus om pedang.

      klo menhan skrg, borooooonggggg TERUSZZZ jgn sisakan KL haha!🤑🤑🤑

      Hapus
    2. MALON tepi sikit kat bilik termenung..

      Hapus
  16. Yg masih gunakan Jernas lapok zaman Jepun tepi sikit kat tandas wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekelas ama yg dibawah donk haha!🤗🤗🤗

      👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇

      Ajaib! Zambia Masih Tampilkan Rudal Rapier, Bahkan Dipasang Pada Truk Ural 4320

      https://www.indomiliter.com/meski-ditentang-oposisi-swiss-telah-jatuhkan-pilihan-pada-jet-tempur-f-35a/#more-80284

      Hapus
    2. Betul ompal,sekelas sama opa Tun M wkwkwk

      Hapus
    3. Rudal nya sudah expired
      Wkkwkkwkk

      Hapus
    4. Tupez@ rudalnya seumuran opa Tun M bro wkwkwk

      Hapus
  17. Mat cabul, gempur waria, putra jaya cs termenung saja kau di bucu katil tepi jurang karena malon tak punya sistem pertahanan jarak sedang ( nasm ) dan juga jarak dekat ( oerlikon skyshield ). Malon kere cuma punya jernas je yang sudah pantas masuk museum😃😃😃😃😃😃😃

    BalasHapus
  18. swiss - 36 f-35-> $6.5 milyar
    kita - 36 rafale-> $ 7 milyar

    klo tiba2 amrik kasi f-35, gimana coba..scara skrg adminnya opa BINDENG, dipercepat semisal 6 taun lg haha!🥳🥳🥳
    goyah gak kira2 gaesz

    tp bukan yg satuw ini,
    KL tetep 18 gaesz haha!🤭🤭🤭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Goyang poco poco
      Wkkwkkwkk

      Hapus
    2. Kayaknya F-35 gk bakalan dikasi ompal

      Hapus
    3. Itu masih mending Oom pal
      Tau kan, berapa cost Rafale India..?

      LoL
      😂😂😂

      Hapus
    4. Harga 36 rafale india $8,8 milyar

      Hapus
    5. Milih rafale demi kemandirian buangsa

      Hapus
    6. Indihe ada permintaan TOT dari rafale untuk kembangkan tejas.

      Selain ada wang kopi juga mungkin buat inspektur Vijai... Wkkwkk

      Hapus
  19. Jakarta dah dipayungi PSU titik cem Oerlikon Skyshield beserta misil hanud jarak pendek Chiron,Hanud Merad dah ada NASAMS-2,tinggal Hanud jarak jauh cem Patriot,THAAD,SAMP/T,Aster 30 atau S-400 nih yg blm dibeli 🤣🤣😀

    BalasHapus
  20. Bandara malon juga di Pasang rudal Tempatan Taming sari Gen-6

    BalasHapus
  21. KL masih pasang Rapier zaman jembot...😂

    BalasHapus
  22. Bendera Putih Berkibar Pertanda Jika di Rumah Tak Ada Makanan, Rakyat Malaysia Mulai Dilanda Kelaparan

    https://zonajakarta.pikiran-rakyat.com/internasional/amp/pr-182135366/bendera-putih-berkibar-pertanda-jika-di-rumah-tak-ada-makanan-rakyat-malaysia-mulai-dilanda-kelaparan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gempurgila dan Xavier jg sekarang dah kibarkan bendera putih minta bantuan makanan dari kerajaan wkwkwk

      Hapus
    2. ngapain gempurgila minta bantuan makanan dari kerajaan om pit..

      di hutan banyak kok pokok pisang.. wakakakak

      Hapus
  23. TNI Angkatan Laut (AL) akan mengoperasikan dua Kapal Angkatan Laut (KAL) tambahan di wilayah barat Indonesia khususnya di Perairan Pulau Sumatera dan Kepulauan Riau untuk menjaga kedaulatan dan melindungi kekayaan maritim serta keselamatan pelayaran di perairan Indonesia. Kedua KAL tersebut yakni, KAL Pandang I-1-72 dan KAL Sarudik I-2-18.

    Keduanya secara resmi diserahkan PT. Palindo Marine kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, di Dermaga PT. Palindo Marine Shipyard, Batam Jumat (2/7/2021).

    Penyerahan kedua kapal itu ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima dari Direktur PT. Palindo Marine, Harmanto kepada TNI AL yang diwakili Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo. Selanjutnya dari Kadismatal diserahkan kepada Aslog KSAL Laksda TNI Puguh Santoso, yang kemudian diserahkan kepada Komandan Lanal Sibolga Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory dan Komandan Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Syaifudin Zuhri.

    KAL dengan spesifikasi panjang 28,98 meter, lebar 6,20 meter, tinggi 3,15 meter, kecepatan maksimum 28 knot, kemampuan berlayar selama 3 hari dan diawaki oleh 15 ABK, serta dilengkapi 1 Meriam kaliber 20 mm yang berada di Haluan dan 2 Mitraliur kaliber 12.7 mm di Geladak Anjungan ini selanjutnya akan dioperasikan di bawah Lanal Tanjung Balai Asahan dan Lanal Sibolga.

    https://pict-a.sindonews.net/dyn/620/pena/news/2021/07/03/14/472904/jaga-keamanan-maritim-di-perbatasan-tni-al-operasikan-dua-kapal-patroli-canggih-lhh.jpgKSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengecek kesiapan dua Kapal Angkatan Laut (KAL) tambahan yang akan beroperasi di wilayah barat Indonesia khususnya di Perairan Pulau Sumatera dan Kepulauan Riau. Foto/Dispenal ☆

    Dalam sambutannya, Yudo mengatakan pengadaan kapal patroli jenis KAL-28 ini merupakan upaya TNI Angkatan Laut dalam rangka melaksanakan tugas pokok matra laut secara khusus dalam rangka mewujudkan keamanan maritim, sekaligus sebagai realisasi dari pembangunan kekuatan menuju TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh.

    “Yang patut digarisbawahi dengan masuknya dua alutsista Jenis KAL-28 M ini ke dalam jajaran TNI Angkatan Laut adalah keamanan maritim, sehingga keberadaan kedua KAL ini harus dapat memberikan kontribusi positif berupa jaminan keamanan bagi para pengguna laut secara khusus di wilayah kerjanya,” ungkap Kasal.

    Menurut Yudo, kondisi perairan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, tidak menutup kemungkinan dimanfaatkan untuk melakukan berbagai tindakan ilegal yang sangat merugikan negara sehingga diperlukan alutsista pendukung patroli yang handal dan diawaki prajurit-prajurit profesional yang memiliki integritas tinggi dalam melaksanakan tugasnya dan tidak mudah tergiur hal-hal yang dapat merusak citra positif TNI Angkatan Laut.

    Usai pelaksanaan serah terima kedua KAL tersebut, Yudo Margono mengukuhkan Kapten Laut (P) Juswan Simamora sebagai Komandan KAL Pandang I-1-72 yang bertugas dibawah komando Lanal Tanjung Balai Asahan dan Kapten Laut (P) Fidel Castro sebagai komandan KAL Sarudik I-2-18 yang bertugas di Lanal Sibolga.

    Sebelumnya, Yudo juga melaksanakan penandatanganan prasasti Menara Tinjau Pusat Latihan Pertempuran TNI AL Pantai Todak-Dabo Singkep dan Sasaran Bantuan Tembakan Kapal Pusat Latihan Pertempuran TNI AL Dabo Singkep. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Jalasenastri Vero Yudo Margono, Asrena KSAL Laksda TNI Muhammad Ali, Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksma TNI Indarto Budiarto, Komandan Lanal Batam, serta Perwakilan Bureau Veritas – Batam. (cip)

    BalasHapus
  24. Nambah kapal lagi sedangkan di seberang kapal nya jadi museum hehehe

    BalasHapus
  25. Mana ni malonerkok gk pada keluaf.....pada pura pura buta ni yeeeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biarkan mereka tenang di alam-nya (😈)......... 😁😂

      Hapus
  26. Nha klo berita kayak gini pura oura buta....pura oura gk tau....pura pura tuli....pura pura gk liat.....pura pura bodoh....pdhl bodoh bgt xaxaaaxxaxaxxa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekali keluar bahas yang lain bro cem songlap, bansos dll yang tak de hubungan dengan alutsista.
      Itulah otak 1 cc milik gem pur waria, mat cabul, putra jaya, unknow cs.
      Dah miskin kedengkut sombongnya minta ampun.

      Hapus
  27. Yang punya bocoran oleh2 Menhan dari Jerman, silakan dibabar dimari,
    ... monggo.🤗

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo Kasel dah pasti type nya yg blm pasti 😃

      Hapus
    2. Oleh-oleh Menhan dari Jerman

      1. Pembelian Millennium Gun sejumlah 15 unit dipasang di FREMM, Maestrale dan Iver

      2. Pembelian Oerlikon Skyshield Batch 3 sejumlah 6 Baterai

      3. Pembelian Oerlikon Skyranger sejumlah 24 unit untuk Marinir

      4. Pembelian U214 sejumlah 3unit dan U218 sejumlah 2unit

      5. Pembelian MERAD sejumlah 2 Baterai

      6. Pembelian MBT Leopard 2A5 sejumlah 100unit dan di upgrade jadi Leopard 2RI

      7. Pembelian Heli ASW NH90 sejumlah 10 unit untuk FREMM, Maestrale dan Iver.

      8. Pembelian Marder second hand sejumlah 100unit

      Hapus
    3. @ANTI MALONDOG HALU BERAT
      Kita syukuran krn pakde PS bawa byk oleh²

      Hapus
    4. Hantu laut diksh oleh² jg sm Pakde PS, Oerlikon SkyRanger

      Hapus
    5. @BandOfBrother

      Alhamdulillah oleh2 Pak Menhan dari Prancis juga ada untuk Marinir yaitu Caesar 4x4 sejumlah 12 unit..

      Hapus
    6. @ANTI MALONDONG ALU BERAT
      yakin neh ps milih u214 3 unit,u218 2 unit, jd scorpene kandas donk

      Hapus
  28. Too GOOD to be TRUE..!

    Tapi yakin, bisa lebih SANGAR yg membikin GEMPORKWARIA cs langsung tak keluar2 dari tandas room 🤣

    BalasHapus
  29. Mat Sabu aka xavier dan gempur tusbol mana ya..kq gk nongol, nie ada sampah, gw mau derma sampah nie biar kalian bs makan🤣🤣🤣🤣

    BalasHapus
  30. Kaya ke 3 fleet kita akan ada penambahan KAL..tentu ditunjang jg oleh Fasilitas dan personel pendukungnya..Jalesveva Jayamahe

    BalasHapus
  31. Sekali kali latihan diintegrasikan sama lpd2 kita keren kayaknya

    BalasHapus
  32. Geng INDON Klaim yang Insentif Nakes sudah dibayar...nah ini berita bulan julai ya.... masih belum dibayar...NUNGGAK BAYARAN....wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  33. Kekecewaan Nakes di RSUD Banten, Insentif Belum Dibayar dan Beli Masker Sendiri


    Tenaga kesehatan (nakes) yang menangani kasus Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten tengah kecewa. Insentif mereka sejak Oktober 2020 belum juga dibayarkan.

    Kondisi ini terjadi di saat para nakes tengah berjibaku dengan bertambahnya pasien Covid19 di RSUD Banten. Saat mereka menghadapi risiko besar, haknya belum juga diberikan.

    "Kita sudah capek, lelah, pasien nambah banyak, tapi dari pemerintah nggak ada kepastian gini, udah kaya mempermainkan kita. Gimana yah demo nggak bisa, takut dipecat," kata salah seorang tenaga kesehatan RSUD Banten yang tak mau menyebutkan nama, Kamis (1/7).

    Bukan hanya soal insentif, nakes juga mengeluhkan ketersediaan alat untuk melindungi diri. Mereka mengaku harus membeli masker KN95 dan vitamin dengan dana pribadi, karena jatahnya terbatas. Satu tim yang terdiri dari 6 nakes hanya mendapat 3 makser.

    "Kita beli sendiri masker KN95, gimana kalau gak dari uang itu (insentif), sedangkan kita sudah nggak ada perhatian suplai vitamin dan masker," katanya.

    Para nakes saat ini hanya mengandalkan honor sebagai karyawan RSUD Banten. Uang itu digunakan untuk menghidupi keluarga, juga untuk membeli alat pelindung diri.

    "Berapa sih gajinya, nggak gede kalau gak ngandelin insentif. Mana cukup buat hidupin anak-istri. Kita ini bertahan untuk jadi nakes Covid tapi nggak ada kepastian," katanya.

    Saat ini para nakes sudah mulai kelelahan. Tak sedikit pula yang terpapar Covid-19. Sementara itu pasien baru Covid-19 yang masuk ke RSUD Banten mencapai 20 orang per hari, sehingga pihak manajemen mengubah ruang IGD menjadi ruangan perawatan ICU pasien Covid-19.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengakui insentif nakes di RSUD Banten masih tertunggak. Dia mengatakan, manajemen rumah sakit masih menyusun berkas yang dibutuhkan untuk pencairan.

    "Oleh pihak manajemen RSUD Banten sedang dalam proses penyusunan berkas-berkas yang dibutuhkan dalam pengajuan pencairan," ujarnya singkat melalui pesan WhatshApp di group Info Covid-19 Banten, Jumat (2/7).

    BalasHapus
  34. Nakes di Sulsel Belum Terima Insentif Selama Lima Bulan


    Makassar: Tenaga kesehatan di Sulawesi Selatan sejak lima bulan terakhir belum mendapat insentif. Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan hal tersebut terjadi lantaran ada persoalan administrasi yang belum rampung.

    "Memang ada kendala persoalan administrasi. Makanya ini lagi kita verifikasi datanya," kata Andi di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 1 Juli 2021.

    Andi menjelaskan keterlambatan pembayaran tersebut lantaran dalam proses penggajian, pemerintah memakai sistem single salary atau penggajian tunggal. Dalam sistem terdengar tenaga kesehatan yang telah mendapatkan tambahan penghasilan pegawai atau TPP tidak akan mendapatkan insentif lagi.

    Sehingga katanya proses ini yang membuat para tenaga kesehatan harus sedikit bersabar. Namun intinya kata Andi memastikan insentif bagi tenaga kesehatan segera dibayarkan.

    "Intinya insentif mereka akan kita bayarkan karena memang uangnya ada," jelasnya.

    Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Ichsan Mustari, mengatakan pihaknya cukup berhati-hati terkait pembayaran insentif kepada tenaga kesehatan. Pasalnya hal tersebut pernah menjadi salah satu yang mendapat perhatian khusus dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

    "Kita sangat hati-hati karena ini menjadi perhatian BPKP. Mereka (pernah) menemukan adanya ketidaksesuaian pembayaran insentif tenaga kesehatan tehadap prosedur yang telah diatur oleh pemerintah pada 2020 lalu," ungkapnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gempurwaria ambil berita basi Insentif Nakes yg meninggal sudah cair di Akhir Bulan Juni 2021..

      Nah beritanya.

      👇👇👇👇👇

      Akhir Juni 2021, Realisasi Insentif Tenaga Kesehatan Capai Rp2,65 T

      Merdeka.com - Kementerian Keuangan mencatat pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) pusat hingga sudah mencapai Rp2,65 triliun hingga per 30 Juni 2021. Alokasi ini sudah 69,8 persen dari pagu 2021 yang sebesar Rp3,79 triliun.

      Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pembayaran insentif tersebut disalurkan untuk 323.486 nakes yang bekerja di 6.198 fasilitas kesehatan.

      "Untuk pembayaran insentif tahun 2021 sebesar 2,65 triliun itu adalah untuk 323.486 tenaga kesehatan," kata Sri Mulyani dalam video conference, Jumat (2/7).

      Sementara itu, untuk pembayaran santunan kematian sudah mencapai Rp49,8 miliar. Jumlah ini sudah setara 99,6 persen dari pagu yang diberikan sebesar Rp50 triliun. "Pembayaran santunan kematian yang sebesar Rp49,8 miliar adalah untuk 166 tenaga kesehatan yang wafat," jelas dia.

      Bendahara Negara itu melanjutkan, realisasi pemberian insentif bagi tenaga kesehatan daerah masih sangat minim. Hal ini bisa dilihat dari alokasi anggaran sebesar Rp8,15 yang disiapkan di dalam APBD melalui DAU/DBH baru terealisir Rp650 miliar. Di mana untuk alokasi pada provinsi sebesar Rp120 miliar dan pada kota kabupaten kota sebesar Rp53 miliar.

      Adapun pemberian insetif nakes daerah meliputi dokter spesialis, dokter umum dan dokter gigi, bidan dan perawat, hingga tenaga kesehatan lainnya.

      Link :

      https://m.merdeka.com/amp/uang/akhir-juni-2021-realisasi-insentif-tenaga-kesehatan-capai-rp265-t.html

      Hapus
    2. Link basi di hantar wkwkwk

      Hapus
  35. GENG PEMBUAL....wkwkkwwkwkkwwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. PEMBUAL KAU POOR NIH PISANG🍌🍌🍌🍌 WKWKWKWK

      Hapus
    2. Pembual tuh cem malon dah test drive Caesar tahun 90-an tapi last2 tak beli wkwkwk

      Hapus
  36. SEBELAH KOYAK GUYS WKWKWKK

    TENGOK ASET BAHARU WKWKWK

    BalasHapus
  37. Sama je ngan twin gun cuma yg ini ade cover set..kikikiki

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iri dan dengki lah tuch karena malon tak punya Oerlikon Skyshield.. kikikikiki..

      Hapus
    2. Koyak iri dan dengki MALON

      Wkwkwk ayat penyedap hati, nih pisang 🍌🍌🍌🍌🍌

      Hapus
    3. Apanya sama lon,PSU ini tak sama dgn twin gun TOLOL

      Hapus
  38. 🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳🏳


    Malon sudah kibarkan bendera putih..jom lempar pisang....


    🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌



    Wkwkwkwkwkkkwkkwkkwkwwkkkkwkkwkwkwkwkwwkwkkkkwkkkwkkwkwkkwkkwkkkwwkwkwkkkwkwk

    BalasHapus
  39. malon untuk pertahanan udara cukup gunakan senapan angin 🤧🤭🤭😂🤣😂🤣

    BalasHapus
  40. *📜 النصائح مفيدة*

    وقال رضي الله عنه : أجهل الجاهلين من تزيده المعرفة بسعة رحمة الله جزأة على معاصيه

    "Paling bodohnya manusia adalah seorang yang bertambah luas pengetahuannnya tentang kekuasaan Rahmad Allah taala , Namun ia semakin berani berbuat maksiat terhadap-Nya"

    قال الإمام الحداد في كتاب الحكم :
    وقال رضي الله عنه :دواعي الحرص على الدنيا ثلاثة،أحدها النظر إليها بعين الإستحسان،وعنه يكون حب البقاء للتمتع
    والثاني تعظيم الناس لأبابها،ومنه يكون التفاخر والتكاثر
    والثالث توهم أن لا قوام بدونها، وعنه ينشأ البخل وخوف الفقر

    "Yang menyebabkan seseorang tamak kepada kehidupan dunia ada 3 perkara :
    Salah satunya adalah seseorang memandang dunia dengan pandangan yang indah,sehingga ia ingin tetap hidup kekal di dunia untuk bersenang- senang"

    "Kedua : Mengagungkan manusia menurut kedudukannya masing-masing, Hal itu menyebabkan setiap orang saling berbangga dan berlomba-lomba mengumpulkan kekayaan"

    "Adapun yang ketiga adalah : Perasaan seseorang bahwa yang tidak mempunyai harta maka ia tidak bernilai sedikitpun di mata manusia yang lainnya, sehingga dari sebab itu timbul rasa bakhil dan takut menjadi miskin....

    📚📚📚

    BalasHapus