20 Juli 2021

Polish Media 'Tips' NATO on How to Detect Russian Varshavyanka Submarines

20 Juli 2021

Project 636.3 Varshavyanka class (Improved Kilo) submarine (photo : Koninklijke Marine)

Polish media said that although Russia's Project 636 Varshavyanka (Kilo) submarine is nicknamed "black hole" because of its reputation for smooth operation, it is easy to "disappear" in the ocean, but there is still a weakness large enough that NATO can rely on it to detect them.

Polish media do not appreciate Russian military equipment. For example, the Defense Portal has a "tip" analysis for NATO about Russian diesel-electric attack submarines of Project 636.3 Varshavyanka.

The Polish newspaper wrote that the Varshavyanka submarines, despite their low noise levels, have a "significant disadvantage" - that they cannot stay underwater for more than two days due to the lack of air-independent propulsion (AIP engine).

This is the "Achilles heel" of Russian diesel-electric submarines , despite the fact that the Kilos have extremely low operating noise levels that make them nicknamed "black holes".

According to Polish experts, if it is known the approximate area of ​​​​operation of the Russian submarine, as well as what type of submarine is in question, it is highly likely that it will be detected, because in 48 hours, the ship will finally be discovered because will have to emerge.

It is noteworthy that Warsaw also has a country with experience in operating Kilo-class submarines, when in the navy's payroll there is still one of Project 877 - the previous generation of Project 636 but between two submarine classes the above have many similarities.

Poland's knowledge of Soviet/Russian-made diesel-electric attack submarines will certainly be of great help to NATO and this is a factor that Moscow cannot ignore.

However, many Russian military experts believe that between the Project 877 submarines built during the Cold War and the advanced Project 636.3 today, there are actually too many differences and cannot be equated.

The fact has been proved by the fact that the whole NATO fleet along with anti-submarine patrol aircraft have repeatedly been powerless to find the Varshavyankas of the Russian Navy in a relatively narrow area.

208 komentar:

  1. 1,diamankan dari serbuan beruk malaya kelaparan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di youtube sudah ada yg membahas , cari saja "kilo class tidak siluman "

      Hapus
  2. 2,diamankan dari nyinyiran kaum kadrun iblis

    BalasHapus
  3. 3,diselamatkan dari ocehan kaum penyembah baliho & penghuni candi hambalang

    BalasHapus
  4. Kilo gak ada AIP nya ? Waduhhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak adalaah...
      kilo tehnologi jadul tahun 70an. Ditahun itu belum ada tehnologi AIP

      Hapus
    2. Jadul pon relity wujud ada, beza ngan sembang tabung oksigen yg minta bantuN internasional

      Hapus
    3. Harga durian Musang king belum berbalaoi guna beli kilo klass

      Hapus
  5. Yo kalau ini udah jadi pengetahuan umum NATO, Kilo tidak bisa terbenam dalam air lebih dari 48 jam, sebab teknologi baterai Rusia sendiri juga masih rada-rada problematik, terutama dalam hal kapasitas daya per kilogram

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kerena mungkin kilo mudah kehabisan tabung oksigen, so beli je la kat warung terdekat

      Hapus
    2. Di youtube sudah ada yg membahas , cari saja "kilo class tidak siluman"

      Hapus
    3. Semua kasel non-AIP ya tiap hari harus nongol utk snorting sekaligus membuang temperatur panas dan pertukaran udara segar utk awaknya.

      Kecuali dlm kondisi "kepepet" dia bisa melakukan persiapan utk menghemat oksigen shg memperpanjang masa menyelam sampai batas maksimalnya

      Hapus
  6. Semua produk barat dan timur ada kelebihan dan kekurangannya,,hal biasa, tinggal di daerah operasi aja bisa gak mereka saling deteksi dan intai tanpa diketahui.

    BalasHapus
  7. Baca paragraf terakhir bro, ga kedetect NATO fleet ... Kilo setroooonnnggggg .....

    BalasHapus
  8. U submarine Germany yangvsudah kenyang makan asam garang pertempuran laut ... Bundesmarine setrooonnngggg makanta incer teknology Unterbahnene submarine punya Angela Merkel ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sure, germany pon dah kenyang pandai bina tabung oksigen dalam seminit

      Hapus
  9. Polandia semenjak keluar dari Paktawarsawa kok jadi Whistle blower produk Russia ... waaahhh ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. maklum sejak Cold War, Poland jd salah satu garda terdepan Pakta Warsawa di sektor barat.. mreka dpt prioritas bantuan militer dr soviet..

      sekarang malah jadi senjata makan tuan..

      Hapus
  10. Lagi lagi indon so old yesterday tak punya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayangnya Harga durian Musang king belum berbalaoi

      Hapus
  11. Kita harus terapi indon dengan mental kewarasan nyata, diorang rajin sembang kencang barang yg tak pernah diorang punya🀣

    BalasHapus
  12. Betul sekali nyet...otak lu memang harus d terapi dengan mental kewarasan nyata,tega2nya istri lu ko jajakan untuk sekedar dapatin beras..kesian sekali lu nyet..


    Wkwwkwwwkwwwwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwwkwkkkwwkwkwkwkwkwwkwkwkwkwkwkwwkwwkwwwkwkkwwkwkkkwkwkwkwkwkwwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkkkwkwkwkwk

    BalasHapus
  13. Makasar... Puluhan nakes muda berdemo tagih janji gaji dan insentif yg sudah 8 bulan tak dibayar... Tak dibayar guys

    BalasHapus
    Balasan
    1. Efek tak dapat daging kurban ni...nyate nyet..nyate...


      Wkwwkwkwkwkkwkwkwkkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwwkwkkwwkwwkwkkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkkwkwwkkwwkwkwkwkwkwkwkkwkkwwkwkkwwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwwkkwkkwwkwk

      Hapus
  14. Balasan
    1. selesaiin dulu potong kambing nya ruw, fokus.. jangan sampe leher sendiri yg kepotong.. wakakak

      Hapus
  15. Di youtube ada yg bahas ,cari saja " kilo class tidak siluman".

    BalasHapus
  16. 877 Poland paling tua di kelas nya yang masih beroperasi sejak jaman kolonial wkwkwk

    BalasHapus
  17. Kilo banyak kekurangan ternyata, untung Indonesia tidak jadi beli

    BalasHapus
  18. Balasan
    1. Poland sudah ogah pakai tank tesebut, tapi ada kerajaan pasir berdengung yg masih membanggakannya sampai lupa daratan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
  19. Oot, Khabar dari Korsel, TNI AU sudah kontrak beli 8 T-50 lagi 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry ya yang ini beli ga pakai barter 50 peratus dgn minyak sawit πŸ‘…πŸ‘…πŸ‘…

      Hapus
    2. λ‚˜λŠ” μ •λ§λ‘œ 8개만 ν’ˆλŠ”λ‹€. 그것은 15+8=23개λ₯Ό μ˜λ―Έν•œλ‹€.

      Hapus
  20. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5649704/pedagang-pasar-kibarkan-bendera-putih-omzet-turun-90-tutup-toko?tag_from=wpm_nhl_3

    Semoga covid segera berakhir

    BalasHapus
  21. Kilo class Russia berbeda donk sama Polandia punya...

    Purr...berita baru nih..
    TNIAU beli TA-50i ...8 unit

    https://www.facebook.com/709687686101255/posts/1285628495173835/

    BalasHapus
  22. πŸ‘ˆjubor kena SONGLAP

    BalasHapus
  23. Sebelah tu lagi hebat.. Kapal penyelamat kapal selam pun tiada... Kasihan...

    Jom NGUTANG....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelah tuh kapal selam tak bisa selam wkwkwk wkwkwk

      Hapus
  24. Ingat kapal selam teringat kapal selam usang yang mau dibeli NGUTANG

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ingat kapal selam teringat kapal selam Scorpene Usang yg Ngambang macem Taik di Sepanggar dan dibeli NGUTANG.. wkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Ingat kapal selam teringat kapal selam cuma bisa ngambang cem tai babi

      Hapus
  25. Berkurung guys... Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malaysia’s ‘Total Lockdown’ Failure Plunges Hospitals Into Crisis

      https://thediplomat.com/2021/07/malaysias-total-lockdown-failure-plunges-hospitals-into-crisis/?fbclid=IwAR0URRJZKKNGtxqRRxqger-33fvfzxD4j_Pnlc5Vj0_bulJZZc9128EgvwU

      Malon sudah Total Lockdown pun masih gagal atasi penyebaran Covid-19... kihkihkih.. kesian... kesian.. kena sindir lagi sama media asing.. wkwkwkwkwk

      Hapus
  26. Perusahaan dan TI

    KAI, tambahan ekspor T-50i ke Indonesia… 274,5 miliar won

    Masukan 2021/07/20 10:35



    Sebuah T-50i lepas landas dari feri pada 10 September 2013.

    Korea Aerospace Industries (KAI) mengumumkan pada tanggal 20 bahwa mereka telah menandatangani kontrak pasokan tambahan untuk pengenalan dan ekspor pelatih pengenalan taktis T-50i dengan Kementerian Pertahanan Nasional (angkatan udara) Indonesia.

    Dengan kontrak ini, KAI akan mengekspor enam pesawat latih pengenalan taktis T-50i dan paket dukungan lanjutan untuk pengoperasian pesawat ke Indonesia.

    Ukuran kontrak adalah 274,488 miliar won, dan periode kontrak adalah dari 16 Desember tahun ini hingga 30 Oktober 2024.

    Tanggal mulai kontrak adalah tanggal yang diharapkan ketika KAI menerima uang muka dari pemerintah Indonesia, dan tanggal akhir kontrak adalah 34 bulan sejak kontrak dimulai. KAI akan mempublikasikan kembali saat uang muka diterima.

    T-50i adalah pesawat ekspor Indonesia berdasarkan T-50, pesawat latih canggih supersonik domestik pertama yang dikembangkan untuk Angkatan Udara Korea. Ia dapat melakukan misi pelatihan dan serangan ringan secara bersamaan.




    Sebelumnya, KAI mengekspor 16 unit T-50i ke Indonesia pada 25 Mei 2011 dan bisnis pemasangan radar dan senapan mesin T-50i pada 8 November 2018.

    [berita yunhap]

    Hak Cipta Berita Yonhap. Dilarang memperbanyak dan mendistribusikan ulang tanpa izin

    BalasHapus
  27. MUANTAB SHOPING T50I dari Korea lagi yang Masih PRANK tu tepi sikit Kat tandas Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  28. Nah MUANTAB Pur INDONESIA tak payah bising -bising nak TENDER tiba-tiba saja dah tanda tangan kontrak MUANTAB SHOPING lagi Senang aku Pur wkwkwkwkw

    BalasHapus
  29. Batch 1 : 16 unit

    BATCH 2 : 6 unit


    Jadi ada berapa guys ??? Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  30. Sebelah kalau sekadar klaim... Yang dirunding sudah di kata sign beli kan guys.. Wkwkkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mata ko koyak pur wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

      Hapus
  31. Jaga jaga.... Mereka sudah mula berhalunisasi guys... Program KFX saja NUNGGAK.... T50 KONON... WKWKKWKWKWKW

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelah cuma bisa dibentang, dijangka last dicancel wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

      Hapus
  32. SEBELAH tu dah berminat sangat Dengan FA 50 tapi dapatnya TEJAS Wkwkwkwkw



    LAWAK apalagi 50 persen pembayarannya pakai Sawit Mestilah Indian yang nak tampung sawit MALON asalkan MALON borong TEJAS MUANTAB guys Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  33. Pukulan bagi si Gempur guys di Hari Idhul Adha Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  34. Jangan DENGKI lebih baik pilot TUDM belajar bahasa Tamil untuk persiapan penggunaan jet tempur TEJAS MUANTAB Wkwkwkwkw






    Korea Aerospace Industries (KAI) mengumumkan pada tanggal 20 bahwa mereka telah menandatangani kontrak pasokan tambahan untuk pengenalan dan ekspor pelatih pengenalan taktis T-50i dengan Kementerian Pertahanan Nasional (angkatan udara) Indonesia.

    Dengan kontrak ini, KAI akan mengekspor enam pesawat latih pengenalan taktis T-50i dan paket dukungan lanjutan untuk pengoperasian pesawat ke Indonesia.

    Ukuran kontrak adalah 274,488 miliar won, dan periode kontrak adalah dari 16 Desember tahun ini hingga 30 Oktober 2024.

    BalasHapus
  35. JOM lah debat Pur apasal kau nak Kabur Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  36. Nah orang Shoping Besar-besaran lepas Borong Rafale,FREMM sekarang giliran TA 50 pulak MUANTAB tak payah nak Gelar TENDER macam SEBELAH tu Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  37. jaga jaga mereka sudah mau kliam tu.. yang masih dirunding sudah di kata sign BELI..kasihan guys... geng PEMBUAL memang seram guys....wkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  38. Balasan
    1. Apa TEJAS & JF-17...???

      Misken keh hanya sanggup beli TEJAS & JF-17 dengan barter sawit busok...

      Wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
  39. Yukkk 8 LIFT masuk, buat gantikan satu yang gugur dan menggenapi skadud yang sudah ada

    Gini dong belinya, diam-diam sudah kontrak, tak koar-koar bikin tender tapi malah akhirnya senyap saja...πŸ˜›

    https://www.mk.co.kr/news/business/view/2021/07/696412/

    BalasHapus
  40. Bisa jadi Pembelian tambahan t50i ini untuk menggantikan pembayaran pada IFX maknanya kedua-duanya sama-sama Untung Korea diuntungkan karena Produksi jet tempur T50i bertambah SEBELAH tu beli Tejas atau JF 17 dah Ok Pur apalagi sebagian bayar pakai SAWIT Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  41. Kasihan ada yang terhantam ucapan sendiri...πŸ˜›

    BalasHapus
  42. Media Asing Soroti Indonesia Jadi Episentrum Covid-19 Dunia


    Sejumlah media asing menyoroti lonjakan kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.
    Beberapa media bahkan menyebut saat ini Indonesia menjadi episentrum atau pusat penularan Covid-19 dunia.

    Dalam artikel berjudul The Pandemic Has a New Epicenter: Indonesia, surat kabar Amerika Serikat, The New York Times melaporkan peningkatan infeksi Covid-19 dan kematian harian Indonesia telah melebihi India dan Brasil.

    "Lonjakan Covid-19 ini merupakan bagian dari gelombang di seluruh Asia Tenggara, di mana tingkat vaksinasi rendah. Meski begitu negara-negara sampai saat ini masih mengendalikan virus corona relatif baik," bunyi laporan The New York Times.





    Baca artikel CNN Indonesia "Media Asing Soroti Indonesia Jadi Episentrum Covid-19 Dunia" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210719083615-106-669330/media-asing-soroti-indonesia-jadi-episentrum-covid-19-dunia?utm_campaign=cnnsocmed&utm_medium=oa&utm_source=facebook&utm_content=reshare&fbclid=IwAR1DtAaCsa0d13Nd6-hHHn5kE6m3YxyBYWL4X1JA0sz6gdxQjm1d1ct8qoY.

    Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

    BalasHapus
  43. dari korang MEMBUAL je..baik korang BERKURUNG je...sebelah sudah makin NGERI...

    BalasHapus
  44. Bukti bahwa Jet tempur T50i golden eagle milik TNI AU sudah berubah menjadi fa 50 :

    Spesifikasi FA 50


    Meski desain dan rancangan FA-50 hampir sama persis dengan T-50i, namun untuk urusan jeroan, FA-50 jauh lebih komplit dan lethal. Oleh pihak KAI, FA-50 sedari awal memang didapuk untuk memenuhi persayaratan jet tempur ringan di seluruh dunia. KAI juga menyebut, sistem radar yang digunakan FA-50 punya kemampuan deteksi dengan KF-16, alias F-16 Fighting Falcon lansiran Korea selatan. Sebagai informasi, FA-50 menggunakan radar APG-67 buatan Lockheed Martin. Radar ini sejenis yang digunakan pesawat tempur F-20 Tigershark, namun komponen radar di FA-50 dirancang lebih ringan dengan dukungan vendor Elta dari Israel.

    Baca juga: LH-10 Guardian Surveillance – Pesawat Intai Ringan dengan Bobot 300 Kg!


    Dua awak FA-50 dilengkapi dengan HUD (Head Up Display) dengan wide field, layar dengan teknologi colour multifunction displays (MFD), digital engine instrumentation, Hands On Throttle-And-Stick (HOTAS), integrated seluruh instrument pada front controls dan zero-zero ejection seat dengan teknologi Martin Baker. Untuk kendali penerbangan, sistem tersedia mulai dari digital fly-by-wire, active stick, electrical emergency power unit, digital break-by-wire dan triple redundant electrical system. Ruang kokpit juga sudah didukung On-Board Oxygen Generation Systems (OBOGS). Night Vision Imaging System (NVIS) juga sudah menjadi kelengkapan standar di FA-50 untuk menjamin kelancaran operasi di kegelapan malam.

    FA-50-cockpit

    Racikan sensor di FA-50 bisa dibilang cukup lumayan untuk kelas jet tempur ringan, seperti adanya Inertial Navigation System/Global Positioning System (INS/GPS), integrated mission computer, identification friend or foe (IFF), radar altimeter, multimode radar, store management system, UHF/VHF radio, tactical data link, data transfer and recording system, Radar Warning Receiver (RWR) and Counter Measure Dispensing System (CMDS).

    Mengacu ke standar NATO, meka jet tempur ini relatif fleksibel untuk dimuati aneka ragam rudal dan bom. Secara umum FA-50 dapat membawa beban senjata hingga 4,5 ton. Racikan senjatannya tak beda jauh dengan F-16, seperti rudal AIM-9 Sidewinder, AGM-65 Maverick, GBU-38 / B Joint Direct Attack Munitions (JDAM), CBU- 105 Sensor Fused Weapon (SFW), Mk82 Low Drag General Purpose (LDGP) bom, Cluster Bomb Unit (CBU), dan peluncur roket Folding-Fin Aerial Rockets (FFAR) LAU-3. FA-50 juga mengusung kanon internal model Gatling M197 20 mm.



    Dulu T50I milik TNI AU itu hanya digunakan untuk latihan saja Dan cuma bisa dipersenjatai dengan KANON 20 MM dan Bom Seperti MK 81/82 dan tak bisa menembakkan rudal Aim 9 sidewinder dan AGM 65 Maverick karena tidak ada Radar tapi sekarang sudah berubah


    1

    BalasHapus
    Balasan
    1. . Jet tempur T50I milik TNI AU sudah dilengkapi dengan Rudal udara ke udara jarak pendek aim 9 sidewinder :

      https://www.instagram.com/p/B_LvVjzB9Ij/?utm_medium=copy_link

      https://www.instagram.com/p/COygCJvhFMi/?utm_medium=copy_link

      https://www.instagram.com/p/CHrvorhBCYq/?utm_medium=copy_link

      https://www.instagram.com/p/B_Y-ak1HglM/?utm_medium=copy_link


      https://www.instagram.com/p/B-GD5yQhqLM/?utm_medium=copy_link

      https://www.instagram.com/p/B-DTW3gB8el/?utm_medium=copy_link

      2. Jet tempur T50I milik TNI AU sudah bisa membawa rudal AGM 65 Maverick :

      https://www.instagram.com/p/B8jMq4-hqnz/?utm_medium=copy_link

      https://www.instagram.com/p/B7A6ft9hhsH/?utm_medium=copy_link

      https://www.instagram.com/p/B6onJSrB7tN/?utm_medium=copy_link


      3. Jet tempur T50I milik TNI AU sudah dilengkapi dengan RWS dan NVG untuk penerbangan pada malam hari :

      http://defense-studies.blogspot.com/2019/10/pesawat-t-50i-tni-au-kini-dilengkapi.html

      Sementara itu, Komandan Skadron Udara 15 Wing 3 Lanud Iswahyudi Letkol Pnb Wastu, merasa bangga memperoleh kesempatan menerbangkan pesawat tempur T 50i Golden Eagle buatan Korea ini.

      "Pesawat ini sangat canggih yang dilengkapi dengan sistem avionik digital, persenjataan dan Radar Warning Reciver (RWR) sehingga mampu mendeteksi keberadaan musuh dari segala arah," kata Wastu setelah melaksanakan terbang dengan Menkopolhukam di Suma 2 Lanud Halim


      4 . Dan jet tempur T50I milik TNI AU sudah bisa melakukan Pengeboman pada malam hari menggunakan Bom MK 81 karena sudah menggunakan NVG sebelumnya belum bisa dan jet tempur T50I milik TNI AU sudah dilengkapi dengan Radar bahkan saat latihan jet tempur T50i sudah bisa mengunci jet tempur F-16 milik TNI AU :


      https://www.airspace-review.com/2020/09/30/aksi-dogfight-tni-au-f-16-lolos-dari-kuncian-t-50i-dan-berhasil-memukul-balik/

      https://www.airspace-review.com/2020/10/01/f-16-dan-t-50i-tuntaskan-misi-operasi-malam-hari-sikatan-daya-2020/

      Dulu sebelum di upgrade Jet tempur T50i miliki TNI AU tidak dilengkapi dengan Radar :


      Meski sudah dinobatkan sebagai elemen TT (Tempur Taktis), tapi ironisnya T-50i saat hadir di Indonesia belum dibekali radar udara. Hal ini menjadikan operasional T-50i belum optimal 100% untuk misi tempur, seperti CAP (Combat Air Patrol). Bila ada kebutuhan operasi pertahanan udara yang mendesak, T-50i memang masih mampu beraksi dengan panduan dari radar ground control yang akan memandu pilot menuju sasaran. Namun untuk eksekusi tembakan, selanjutnya pilot hanya bisa mengandalkan kemampuan visual mata langsung. Ironisnya, karena tidak adanya perangkat radar, maka saat ini pada bagian dalam hidung pesawat hanya dibekali ballast (pemberat) agar pesawat seimbang.

      Hapus
  45. HORANG kaya tak payah lah nak Koar-koar macam SEBELAH tu Diam-diam rupanya dah teken kontrak memang sepatutnya MALON ambil menteri pertahanan itu dari Kalangan Militer bukan ahli POLITIK Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  46. geng PEMBUAL kalau MEMBUAL.... LEMBU pun boleh terbang....wkwkwkkwkwkwk

    BalasHapus
  47. Runding.....?? Sudah teken kontrak bro Tinggal pembayaran Wang muka je oh iya Progres Tender LCA MALON dah sampai mana???? MOU je belum kan guys Wkwkwkwkw


    LAWAK guys Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  48. sama juga Su-35...hingga kini GHOIB guys....wkwkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  49. Iya Pur Macam geng PEMBUAL asal semenanjung kalau berhalusinasi Heli Kecik je dikatakan setaraf Apache Wkwkwkwk

    MUANTAB JOM Shoping Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  50. GHAIB apanya Pur pembelian Su 35 dah di ganti dengan Rafale, kalau SEBELAH tu LCS dah Beroperasi di alam GHAIB guys Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  51. Puluhan Hotel Restoran di Garut Pasang Bendera Putih Tanda Menyerah


    Sebanyak 30 hotel dan restoran di Kabupaten Garut, Jawa Barat memasang bendera warna putih bergambar emotikon menangis sebagai aksi mengungkapkan kesedihan terkait usahanya yang sepi dampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

    "Kami pasang bendera putih di hotel dan rumah makan, ini sebagai ungkapan kesedihan kami dengan kondisi usaha saat ini," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut Deden Rohim kepada wartawan di Garut, Senin.

    Ia menuturkan bendera merah putih dengan gambar menangis itu sudah terpasang di sejumlah hotel dan restoran di wilayah perkotaan Garut sebagai ungkapan pengusaha terkait kondisi usaha saat ini yang terus memprihatinkan.

    Pelaku usaha hotel dan restoran di Garut, kata dia, sudah berusaha bertahan selama dua tahun pandemi COVID-19, meskipun hingga kondisi saat ini terus sepi pengunjung karena dampak PPKM Darurat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Otak babi ko pur wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

      Hapus
  52. Malah batch 1 pembelian jet tempur T50I semuanya sudah diupgrade sehingga mampu menembakkan rudal Aim 9 sidewinder dan AGM 65 Maverick serta Roket FFAR dan bom Mk 81/82 Wkwkwkwkw



    Semakin DENGKI SEBELAH tu guys Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  53. Su35 ganti Rafale...??? wkwkwkwkwkw

    bro sejak bila Rafale sudah sign beli yang kamu kata ganti Su35.... MIMPI ya...

    wkwkwkwkwkw....... parah geng PEMBUAL

    BalasHapus
  54. guys sebelah tiru MALAYSIA mula kibar bendera putih guys

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mmg kibarkan bendera putih bukti rakyat malon gk tahan banting....gtu aj mewek.....gtu kok namanya gempur wira....waria kali

      Hapus
  55. GENG PEMBUAL apanya ? RAFALE tinggal bayar Wang muka lagi Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  56. bro Rafale nya masih di runding...dimana yang kamu kata ganti Su35...?? nah nampak tak HALUNISASI GENG PEMBUAL..bikin seram...wkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  57. Si gempur minat sangat dengan FA 50 Korea tapi akhirnya tak kesampaian karena sebagian pembeliannya mengharuskan Menggunakan kelapa sawit yang mana India pernah berkata akan memborong sawit MALON apabila MALON beli Pesawat TEJAS dan akhirnya INDONESIA yang beli TA 50 Korea Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  58. rafalenya tinggal bayar...??? apa yang tinggal bayar...??? wkwkwkwkwkwk

    MEMBUAL je korang ni....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ku kira sdh mati kau pur..kapan kau mati pur? Ajak songlap kl kau mau mati ya pur

      Hapus
    2. Poor yang membual terus itu kau, malon idiot senang je di tipu najib

      Hapus
  59. ehhhh.... sebelah bukan tak di tahu memang suka KLAIM benda yang tiada di ada ada kan di minta bukti tukar topik....wkwkwkwkwkkwkwk

    BalasHapus
  60. Runding.....??? Bulan Desember kontraknya dah efektif Pur jom kita tunggu saja waktunya Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  61. sekali lagi yang lapor berita kononnya INDON tambah 8 pesawat adalah dari pihak pengeluar...

    manakala pihak INDON hanya DIAM... adakah halnya sama seperti FREEM....wkwkwkwkwkwwkwkw

    BalasHapus
  62. Terserah kamu lah Pur yang terpenting kami SHOPING tiada henti Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  63. Wkwkwkwkw nilai kontraknya dah keluar Pur Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  64. bulan disember Ifektif... ??? Bro rundingannya sehinga hujung tahun ni sama ada jadi atau tidak... lah terus dikata hujung tahun beli...??? apa ni woiii....wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terus masalahnya apa buat ente banci kaleng..??
      Kita yg beli kenapa ente yg GILAAA...
      LOON MALOOOON...BLOON TIADA BERAKHIR...
      πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§πŸ–πŸ–πŸ–πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ–πŸ–πŸ–πŸ¦§πŸ¦§πŸ–

      Hapus
  65. Gempur & songlap..ini drmh gw byk nasi aking, gw mau derma sm kalian nasi aking sm sampah.

    BalasHapus
  66. Apa salahnya kalau pihak Korea yang umumkan pembelian lanjutan t50i...???? Sama macam pembelian NASAMS 2 Pihak Norwegia sendiri yang mendedahkan Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  67. bagi saya link KEMENHAN keluarkan KENYATAAN MENGESAHKAN pembelian 8 T50 tu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emangnya ente siapa banci kaleng...mada kita disuruh lapor sama BERUUK...loon...malooon...otaknya nggak warad waras si gempur.banci kaleng...dah lama nggak dpat bangla ya puur...kesiaaan...ganti sama sapi aja puur..
      πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§πŸ–πŸ–πŸ–πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ–πŸ–πŸ–πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§

      Hapus
  68. Mesti geng MALON sangat IRI DAN DENGKI kan Pur ??????? Wkwkwkwkw rileks je lah Korang kan dah Shoping MOTOSIKAL dan ATV wkwkwkwkw

    BalasHapus
  69. Wkwkwkwkw bagi saya link Kemenhan mendedahkan pembelian NASAMS 2 untuk TNI AU????? Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  70. Bagi saya link yang mendedahkan kalau KEMHAN INDONESIA sudah memesan kapal penyapu ranjau dari Jerman.....??? Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  71. MUANTAB MALON yang kaji INDONESIA pula yang beli Wkwkwkwkw


    Tersakiti hati geng MALON Wkwkwkwkw

    KASIHAN Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  72. ada linknya berita PENGESAHAN Kemnehan...??? adakah sinetron HALUNISASI seperti FREEM...??? wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emangnya ente siapa banci kaleng...masa kita disuruh lapor sama BERUUK...
      loon...malooon...otaknya nggak waras waras si gempur.banci kaleng...dah lama nggak dpat bangla ya puur...kesiaaan...ganti sama sapi aja puur..
      πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§πŸ–πŸ–πŸ–πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ–πŸ–πŸ–πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§

      Hapus
  73. Ini keputusan yang smart dan tepat bagi Malaysia .. So, Jenis pesawat apapun X ada masalah bagi TUDM .. yang paling penting scheme 50-50% harus berlaku ...

    Sekarang trbuka lebar peluang jika kita nak ambil Tejas ataupun JF-17 jika kedua-dua negara (India dan Pakistan) bersedia di trade off 50% dengan minyak sawit kita

    TUDM Boleh Lupakan KAI FA-50, Tejas India Dan JF-17 Pakistan Kini Jadi Pilihan?

    Maknanya, mana-mana pihak yang berminat untuk menjual pesawat LCA kepada Malaysia perlu bersedia menerima 50 peratus bayaran itu dalam bentuk minyak kelapa sawit atau komoditi lain manakala 50 peratus sama ada di dalam bentuk tunai, transfer-of-technology dll atau kombinasi itu.

    TAHNIAH TO TUDM .. TAHNIAH TO MALAYSIA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok JF 17...katanya mau rafale sejak.2017....katanya mau F50...jgn sampe ujung2nya cancel atau seperti usulan Tok M ya loon..cukup cessna...
      πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§πŸ–πŸ–πŸ–πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ–πŸ–πŸ–πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§

      Hapus
  74. Sama macam Pembelian alutsista Artileri SPH CAESAR dan M-109 MALON sudah mengkaji semuanya tapi Batal dibeli dan akhirnya INDONESIA Sendiri yang Membelinya Wkwkwkwkw


    LAWAK guys Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  75. wkwkwkwkwkwkw.... KEMENHAN pun senyap tapi geng PEMBUAL sudah klaim guys...wkwkwkwkwkwk

    sama juga seperti OSPREY... US kata sudah beri GREEN LIGHT penjualan ke INDON terus geng PEMBUAL kata INDON beli....wkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  76. wkwkwkwkwkwk.... kasihan.... guys...GENG PEMBUAL kelihatannya semakin TERDESAK guys

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwkwkwkwk.... kasihan.... guys...GENG BENDERA PUTIH & BENDERA HITAM kelihatannya semakin TERDESAK guys

      Hapus
  77. MUANTAB hubungan Indonesia Korea semakin erat Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  78. ayoh mana link berita KEMENHAN MENGESAHKAN pembelian 8 pesawat T50 guys

    BalasHapus
  79. Malaysia’s ‘Total Lockdown’ Failure Plunges Hospitals Into Crisis

    https://thediplomat.com/2021/07/malaysias-total-lockdown-failure-plunges-hospitals-into-crisis/?fbclid=IwAR0URRJZKKNGtxqRRxqger-33fvfzxD4j_Pnlc5Vj0_bulJZZc9128EgvwU

    Malon sudah Total Lockdown pun masih gagal atasi penyebaran Covid-19... kihkihkih.. kesian... kesian.. kena sindir lagi sama media asing.. wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  80. Bagi link yang mengatakan kalau Kemhan sudah pesan NASAMS 2 karena pengumuman pembelian NASAMS 2 untuk TNI AU itu diumumkan oleh media Norwegia sendiri dan akhirnya Nasams 2 pun tiba di Indonesia Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  81. Ayuh guys mana link yang mendedahkan Kemhan sudah pesan NASAMS 2 nampak sekali Geng MALON Terdesak Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  82. FREMM... hingga kini masih senyap guys....wkwkwkwkwkkwwwk

    BalasHapus
  83. wkwkwkwkwkwkwk... kasihan guys geng PEMBUAL sangat mudah di pintas hujah mereka

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwkwkwkwkwk... kasihan guys geng PEMBUAL TENDER sangat mudah di pintas hujah mereka... wkwkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
  84. Dah lah Pur saya nak cari dulu Banyak maklumat pasal pembelian 8 buah TA 50 dari Korea Selatan Jangan DENGKI Wkwkwkwkw

    Alhamdulillah shopping terus guys Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  85. Ayoh mana link berita KEMENHAN MALON MENGESAHKAN pembelian 18 pesawat FA50 guys.. wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  86. Ayoh mana link berita KEMENHAN MALON MENGESAHKAN pembelian 18 pesawat JF-17 atau TEJAS guys.. wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  87. kasihan geng PEMBUAL guys... KEMNEHAN tak mengatakan apa apa tapi geng PEMBUAL sudah klaim beli guys... HEBAT...wkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  88. wkwkwkwkwkwkwk... kasihan guys geng PEMBUAL TENDER sangat mudah di pintas hujah mereka... wkwkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  89. ehhhh...sejak bila MALAYSIA sudah beli JF17...??? wkwkwkwkwkwkw

    geng PEMBUAL KOYAK guys....wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sejak cuma beli JF 17 yg bs 50 peratus bayarnya pake minyak sawit...kalo beli rafale sm F 50 sdh tak mungkinlah beli.pake barter minyak sawit puuur...
      Atau beli cessna aja puur seperti usulan TOk M...
      πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§πŸ–πŸ–πŸ–πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ–πŸ–πŸ–πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§

      Hapus
  90. kasihan geng PEMBUAL guys... KEMENHAN tak mengatakan apa apa tapi geng IRI & DENGKI konom sudah klaim beli JF-17 ataupun TEJAS barter dengan Sawit guys... HEBAT...wkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  91. wkwkwkwkwkwkw.... dari korang berhalunisasi hal T50 baik korang BERKURUNg je... sebelah sudah makin NGERI tu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malonyet lebih mengerikan Covid nya pur wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

      Hapus
  92. wkwkwkwkw.... JOM BERHALUNISASI GENG PEMBUAL

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ente yg ber bual sampe berbuih...heli kecik kalo tak datang...kita KEBIRI ente puur rame rame....ganti sama kelamin 🦧🦧

      Hapus
  93. TUDM Boleh Lupakan KAI FA-50, Tejas India Dan JF-17 Pakistan Kini Jadi Pilihan?
    Maknanya, mana-mana pihak yang berminat untuk menjual pesawat LCA kepada Malaysia perlu bersedia menerima 50 peratus bayaran itu dalam bentuk minyak kelapa sawit atau komoditi lain manakala 50 peratus sama ada di dalam bentuk tunai, transfer-of-technology dll atau kombinasi itu.
    BERITAINTERNATIONALMALAYSIA
    By Admin Last updated Jul 19, 2021
    Tejas
    Pesawat Tejas buatan syarikat India, Hindustan Aeronautics Limited (HAL).
    0 971
    Share


    (DEFENCE SECURITY ASIA) – Beberapa hari lepas, portal berita “Free Malaysia Today” (FMT) dalam laporan beritanya menyatakan bahawa 50 peratus daripada pembayaran bagi pembelian 18 buah pesawat pejuang LCA-FLIT (Light Combat Aircraft/Fighter Lead-In Trainer) akan dilakukan secara barter trade (timbal-balik) dengan kelapa sawit dijangka menjadi komoditi pilihan untuk Malaysia menjelaskan pembayaran itu.

    Maknanya, mana-mana pihak yang berminat untuk menjual pesawat LCA kepada Malaysia perlu bersedia menerima 50 peratus bayaran bagi pembelian itu di dalam bentuk minyak kelapa sawit atau komoditi lain manakala 50 peratus lagi bayaran sama ada di dalam bentuk tunai, transfer-of-technology dll atau kombinasi itu.

    Portal itu mendakwa ia telah melihat dokumen tender yang menyatakan syarat 50 peratus bayaran dalam bentuk komoditi itu bagi tender LCA/FLIT TUDM itu.

    PROMOTED CONTENT
    Mgid
    Mgid

    Wanita 55 Tahun dengan Wajah Bayi: Dia Lakukan Ini sebelum Tidur
    Cellarin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tak Perlu Laser jika Mata Mulai Kabur! Ternyata Cukup Lakukan Ini
      Oqular

      Uang Mengalir seperti Sungai jika Kamu Sembunyikan Ini di Rumah
      Money Amulet
      Tender itu akan ditutup pada 22 September nanti.



      Malaysia dijangka membeli 18 buah pesawat LCA-FLIT dibawah Rancangan Malaysia ke-12 dan tambahan 18 lagi pesawat itu pada RMK-13, menjadikan keseluruhannya 36 buah pesawat.

      JF-17
      Pesawat JF-17 buatan Pakistan/China.


      Menurut FMT lagi, syarat-syarat 50 peratus bayaran dalam bentuk komoditi bagi pesawat LCA/FLIT itu adalah salah satu cara untuk negara menangani lobi anti-minyak kelapa sawit oleh Kesatuan Eropah (EU) .

      Cuma admin berpendapat, jika syarat 50 peratus pembayaran pesawat LCA/FLIT dalam bentuk komoditi itu maka pilihan syarikat pengeluar pesawat yang bersedia memenuhi syarat itu akan menjadi semakin berkuranan dan bermakna, lagi kuranglah pilihan kepada TUDM.

      “Kita ni nak beli pesawat atau nak jual minyak sawit” kerana apa yang admin nampak adalah TUDM is at the losing end kerana mereka tidak akan mendapat pesawat yang dimahukan mereka (drp segi kemampuan teknikal dan sebagainya) disebabkan kekangan syarat 50 peratus bayaran dalam bentuk komoditi itu.

      Pihak yang akan came out victorious dalam isu ini adalah industri kelapa sawit negara dan ekonomi negara secara keseluruhannya.



      TUDM mungkin akan terkilan Korea Selatan dan Itali bukanlah pengimport miyak kelapa sawit yang besar daripada Malaysia sekaligus menimbulkan persoalan sama ada syarikat Korea Aerospace Industries (KAI) yang membangunkan pesawat KAI FA-50 atau Leonardo yang menghasilkan M-346 masih berminat untuk menyertai tender LCA/FLIT TUDM itu.

      Syarat 50 peratus bayaran kelapa sawit mungkin akan turn-off minat syarikat Korea dan Itali itu.

      FA-50
      Pesawat FA-50 buatan Korea Aerospace Industries (KAI).


      Kedua-dua syarikat Korea Selatan dan Itali itu sebelum ini dikatakan frontrunner untuk memenangi tender itu, tetapi jika betullah laporan berita FMT, maka melopong la kita kerana ramai yang mengharap bahawa TUDM akan memilih pesawat FA-50 atau Leonardo itu.

      Sebaliknya, syarat 50 peratus pembayaran menerusi komoditi itu mungkin memberikan kelebihan kepada pesawat Tejas keluaran syarikat Hindustan Aeronautics Limited (HAL) dan pesawat JF-17 Thunder keluaran bersama Pakistan Aeronautical Complex dan Chengdu Aircraft Corporation.

      Ini kerana India, Pakistan dan China merupakan pengimport kelapa sawit negara yang besar dan mungkin tiada masalah bagi mereka untuk menerima 50 peratus pembayaran LCA/FLIT itu di dalam bentuk minyak sawit atau komoditi lain, walaupun mereka lagi suka untuk dibayar dalam bentuk wang tunai.

      Satu lagi calon iaitu pesawat YAK-130 buatan Russia juga mungkin tiada masalah untuk menerima bayaran dalam bentuk komoditi kerana telah melakukannya sebelum ini ketika Malaysia membeli pesawat-pesawat MiG-29 dan Sukhoi Su-30MKM.

      Pilihan pemenang tender yang dahulunya menjangkakan akan berpihak kepada Korea Selatan dan Itali kini sudah bertukar kepada kepada Pakistan, India dan Russia.

      Oklah, pilot kita dah boleh standby belajar bahasa Tamil..


      🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

      Hapus
    2. ehhhh...SU35 tempohari bukan mau barter dengan KERUPUK kan...??? wkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
  94. apa T50...?? KFX saja NUNGGAK BERTAHUN...wkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Otak beruk cm bisa alihkan isu kalo kalah...awas ente puuur..bulan agustus heli.kecik takndatang...kita KEBIRI ente....ganti sama punya πŸ–πŸ–πŸ–

      Hapus
  95. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  96. wkwkwkwkwkwk... OK la barter dengan minyak sawit berbanding Barter dengan KERUPUK

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada tdk buktinya barter dgn krupuk...bual bual aja kau banci kaleng....agustus heli kecil tak datang kita KEBIRI ente puur....ganti sm.punya rosmah..
      πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§πŸ–πŸ–πŸ–πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ–πŸ–πŸ–πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§

      Hapus
  97. Maksud kamu berita dari Kemenhan apa langsung dari situs resminya, atau hanya situs berita yang menyebut Kemenhan mengesahkan pembelian alutsista?

    BalasHapus
  98. geng PEMBUAL KOYAK ke tu...??? wkwkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  99. wkwkwkwkwk.... KOYAK guys... BAIK KORANG BERKURUNG je... BAHAYA COVID guys

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beruk malaya KOYAKKKK guys wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

      Hapus
  100. wkwkwkwkwk.... Barter pun asetnya sampai ya...

    yang sebelah barter dengan KERUPUK rusia beri Su35 versi GHOIB....wkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  101. Tak ada angin tak ada hujan...

    "TNI AU dapat tambahan delapan jet latih T-50i?"

    Perusahaan Korea Aerospace Industries (KAI) mengumumkan pada 20 Juli 2021 bahwa mereka telah menandatangani kontrak pasokan tambahan T-50i dengan Kementerian Pertahanan Indonesia.

    Dengan kontrak senilai 274,488 miliar won, KAI akan mengekspor enam pesawat latih taktis T-50i dan paket dukungan lanjutan untuk digunakan oleh AU Indonesia.

    Disebutkan periode kontrak adalah dari 16 Desember tahun ini hingga 30 Oktober 2024. Tanggal mulai kontrak adalah ketika KAI menerima uang muka dari pemerintah Indonesia, dan tanggal akhir kontrak adalah 34 bulan sejak kontrak dimulai.

    Sebelumnya, KAI telah mengekspor 16 unit T-50i ke Indonesia yang dikirimkan pertama pada Januari 2014.

    Dengan penambahan enam pesawat ini, kekuatan T-50i TNI AU akan genap menjadi 20 pesawat (dua tidak aktif).

    Di Kawasan Asia Tenggara, selain Indonesia keluarga jet T-50 juga digunakan juga oleh AU Thailand (T-50TH) sebanyak 12 unit dan AU Filipina (FA-50PH) juga 12 unit.

    Untuk kinerjanya, T-50 yang ditenagai mesin turbofan tunggal General Electric F404 ini memiliki kecepatan maksimum 1.837 km/jam, ketinggian terbang hingga 14.530 m dan jangkauan 1.851 km. -RBS-

    BalasHapus
  102. wkwkwkwkwk.... ada yg KOYAK, IRI & DENGKI guys... BAIK KORANG BERKURUNG je... BAHAYA COVID guys..

    Malaysia’s ‘Total Lockdown’ Failure Plunges Hospitals Into Crisis

    https://thediplomat.com/2021/07/malaysias-total-lockdown-failure-plunges-hospitals-into-crisis/?fbclid=IwAR0URRJZKKNGtxqRRxqger-33fvfzxD4j_Pnlc5Vj0_bulJZZc9128EgvwU

    Malon sudah Total Lockdown pun masih gagal atasi penyebaran Covid-19... kihkihkih.. kesian... kesian.. kena sindir lagi sama media asing.. wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  103. hati hati guys... geng PEMBUAL sedang mencari link kenyataan rasmi pembelian oleh KEMENHAN tapi tak jumpa jumpa linknya...wkwkwkwkwkwwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. hati hati guys... geng KOYAK, IRI & DENGKI sedang mencari link kenyataan rasmi pembelian JF-17 oleh KEMENHAN nya tapi tak jumpa jumpa linknya...wkwkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Baca puuur itu ada beritanya sahih....abis ini paling ente kabur puuur...
      Siap siapa puur...agustus heli kecik tak datang..kita KEBIRI...kasi ke SONGLAP biat dia jadikan kalung....
      πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§πŸ–πŸ–πŸ–πŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ‡²πŸ‡ΎπŸ–πŸ–πŸ–πŸ¦§πŸ¦§πŸ¦§

      Hapus
  104. MUANTAB takde angin takde hujan tiba-tiba kemhan sudah menandatangani kontrak pembelian 6-8 T50I dari Korea Selatan Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  105. TAHNIAH TO PIHAK AGENCY MARITIM MALAYSIA _ TRENGGANU

    AYUH .. JANGAN KAPAL VIETNAM SAJA .. TANGKAP JUGA KAPAL INDO YANG BANYAK MEROMPAK DI PERAIRAN KITA .. KEMUDIA KITA BAKAR DAN TENGGELAMKAN


    MALAYSIA HEBAT .. MALAYSIA BERJAYA .. DEMI MALAYSIA
    ---------------
    OP KUDA LAUT: KM GEMIA TAHAN DUA BOT, 13 NELAYAN VIETNAM

    KUALA TERENGGANU, 18 Julai- Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (Maritim Malaysia) Negeri Terengganu telah menahan dua bot nelayan asing Vietnam bersama 13 kru termasuk tekong yang menceroboh perairan negara kelmarin.

    Menurut Pengarah Maritim Negeri Terengganu, Kepten Maritim Muhammad Suffi bin Mohd Ramli, kesemua bot tersebut ditahan oleh Kapal Maritim (KM) GEMIA yang sedang melaksanakan OP KUDA LAUT di kedudukan antara 108 hingga 112 batu nautika dari Kuala Terengganu.
    Semasa rondaan, KM GEMIA menerima maklumat daripada Pusat Operasi Maritim Terengganu (PUSOP) berkaitan pengesanan ke atas bot-bot yang mencurigakan di sekitar sempadan perairan negara dan dipercayai bot nelayan asing Vietnam yang disyaki sedang melakukan aktiviti penangkapan hasil laut di perairan Malaysia tanpa kebenaran.

    Berikutan itu, KM GEMIA menghala ke lokasi yang dilaporkan untuk memantau dan mendapati terdapat dua bot Vietnam di kedudukan tersebut.

    Menyedari dihampiri KM GEMIA, beberapa kru cuba melarikan diri dengan terjun ke laut bagi mengelakkan dari ditahan namun tindakan tersebut gagal dan berjaya dipatahkan oleh anggota KM GEMIA yang mengambil tindakan pantas dengan menyelamatkan mereka naik ke atas kapal.

    Kedua-dua bot tersebut berjaya ditahan dan mendapati bot tersebut dikendalikan 13 kru termasuk tekong berumur antara 22 hingga 41 tahun warga Vietnam serta tidak memiliki sebarang dokumen pengenalan diri yang sah.

    Kesemua kru termasuk tekong kemudian ditahan dan bot termasuk hasil tangkapan laut dirampas, bekalan diesel dan peralatan menangkap ikan dianggar bernilai hampir RM3 juta.

    Kesemua mereka dibawa ke jeti Maritim Negeri Terengganu untuk siasatan lanjut di bawah Akta Perikanan 1985 dan Akta Imigresen 1959/1963.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mencuri Ikan di Perairan Riau, Kapal Nelayan Berbendera Malaysia Ditangkap

      jpnn.com, PEKANBARU - Kapal nelayan asing berbendera Malaysia, KM PKFB 1472, yang tengah mencuri ikan di perairan Rokan Hilir, Provinsi Riau, ditangkap Kapal Patroli (KP) Hiu 01 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Sabtu (12/6).

      "Iya KP Hiu 01 milik KKP kembali menangkap kapal ikan pada Sabtu kemarin saat melaksanakan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah perairan Indonesia, atau di perairan Rohil," kata Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Herman M, di Pekanbaru, Senin.

      Ia mengatakan, saat berpatroli petugas KKP menemukan kapal berbendera Malaysia yang melakukan aktivitas di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia.

      "Kapal Hiu 01 mendeteksi, mengejar, menghentikan dan memeriksa KM PKFB 1472 asal Malaysia yang melakukan aktivitas pengangkapan ikan di laut territorial Indonesia tanpa dilengkapi Surat Izin Usaha Perikanan, Surat Penangkapan Ikan dari Pemerintah Indonesia (Ilegal)," katanya.

      Dalam pemeriksaan petugas, lanjut Herman, kapal KM PKFB 1472 menggunakan alat tangkap purse seinse di perairan Selat Malaka tanpa ada SIUP dan SIPI.

      "Kapal KM PKFB 1472 ini dinakhodai warga Myanmar bernama Myo Jeng Soon Htun dengan anak buah kapal sebanyak 14 orang dan semua berkebangsaan Myanmar. Kapal ikan ini telah melanggar pasal 92 jo pasal 26 ayat (1) pasal 93 ayat (2) pasal 27 dan UU Nomor 45/2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31/2004 tentang Perikanan," jelasnya.

      Nakhoda KP Hiu 01 KKP Albert Essing, PKP melaporkan pencurian ikan itu kepada kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau.

      "Kapal ikan bendera Malaysia ini kemudian dibawa kapal Hiu 01 ke UPT Pelabuhan Perikanan Dumai untuk diperiksa lebih lanjut. Kemudian hari ini (Senin) dilakukan serah terima kapal dan ABK kapal tersebut oleh kapal pengawas Hiu 01 kepada penyidik PSDKP Belawan yang berada di Kota Dumai," jelasnya.

      Atas kejadian itu, Herman mengharapkan pelaksanaan patroli oleh kapal KKP dapat terus dilakukan, serta selalu berkoordinasi dengan DKP Provinsi Riau untuk menjaga perairan Provinsi Riau secara khusus dan perairan Indonesia secara umum.

      "Penangkapan kapal ikan bendera Malaysia ini sudah kami laporkan ke Pak Gubernur. Beliau sangat berterima kasih atas kegiatan patroli yang dilakukan oleh KKP, karena sangat membantu DKP Riau mengingat kita mempunyai sarana dan prasarana pengawasan di perairan Riau yang sangat terbatas," katanya.

      Hapus
  106. Kemhan untuk apa mengumumkan pembeliannya Pur????? Media Korea Selatan dah mendedahkan INDONESIA sudah membeli tambahan t50i Nampaknya si Gempur ini baru percaya jika Admin MMP dan MDR sendiri yang mendedahkan Wkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soalnya mereka adalah kumpulan beruk malaya berotak babi om Nusa

      Hapus
  107. Dulu saat Indonesia beli Nasams 2, apakah ada berita resmi dari Kemhan? Atau hanya situs berita biasa, seperti : http://defense-studies.blogspot.com/2017/10/kemhan-pilih-nasams-untuk-rudal.html?m=1, https://foto.tempo.co/read/60855/indonesia-beli-pertahanan-udara-jarak-menengah-nasams

    BalasHapus
    Balasan
    1. Si gempur pura-pura BODOH dan TOLOL, bro Karena dia tak menerima Kenyataan Wkwkwkwkw

      Hapus
  108. Si gempur tak terima kenyataan guys KASIHAN Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  109. jangankan link kenyataan rasmi T-50..yang FREMM pun tiada....wkwkwkwkwkwkwkwk

    lepas tu geng PEMBUAL pun Klaim sudah sign beli padahal dengan jelas baru sign RUNDING itu pun tak pasti jadi beli atau tidak...wkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dasar beruk malaya berotak babi wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

      Hapus
    2. Kasihan tudm.purr..NAK bermimpi punya LCA T/F-50...tapi PUPUS.. hanya mampu tukar pakai minyak sawit...wkwkwkwk duit takde...hanya tejas yg boleh tukar pakai minyak sawit..wakakakaka...MIMPI BASAH PURR....malon HALU...wakakakak salam dari Dassault Rafale,F-21 Boramae....

      Hapus
  110. Pur Fincaenteri Italia sudah mengajukan proposal pengadaan fregat INDONESIA pada Oktober 2020 lalu Pur setelah melewati berbagai kajian maka FREMM yang sesuai dengan kebutuhan TNI AL Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  111. ohhh.... jadi yang klaim beli IVER memang sudah beli la kan... begitu juga Su35... wkwkwkwkwkwkw

    dia punya KLIAM bikin seram...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beruk malaya berotak babi wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

      Hapus
    2. Beruk malaya otak babi wkwkwk wkwkwk wkwkwk wkwkwk

      Hapus
  112. PROPOSAL tu kamu terus klaim BELI ka bro....??? wkwkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  113. jangankan link kenyataan resmi TEJAS & JF-17..yang LMS Batch II pun tiada....wkwkwkwkwkwkwkwk

    lepas tu geng KOYAK, IRI & DENGKI pun Klaim sudah sign beli padahal dengan jelas baru TENDER itu pun tak pasti jadi beli atau tidak...wkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  114. Nah baca pada poin ke 8 yang mengatakan bahwa Fincaenteri Italia sudah mengajukan proposal pengadaan FREMM pada 2020




    https://www.facebook.com/181276675314017/posts/3824503380991310/

    BalasHapus
  115. Kontrak pengadaan FREMM dilakukan di PT PAL Pur Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  116. mau tanya kamu faham maksud PROPOSAL...??? wkwkwkwkwkwkwwkwk

    BalasHapus
  117. Dulu saat beli Nasams 2, cuma berita seperti ini yang ada (CMIIW) :
    - Pemerintah Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan Sistem Pertahanan Udara atau Norwegian Advanced Surface-to- Air Missile System (NASAMS) dengan Perusahaan asal Norwegia Kongsberg akhir Oktober lalu.
    Berdasarkan website perusahaan Kongsberg, sistem pertahanan udara itu dibeli senilai 77 juta USD.

    - Penandatangan kontrak telah dirilis resmi oleh Kongsberg, produsen NASAMS dengan nilai 77 juta USD dengan seperti dirilis situs kongsberg.com, 31/10/2017.

    - Indonesia dipastikan mengakuisisi sistem pertahanan udara Nasams setelah persetujuan kredit pengadaan alutsista tersebut beredar di situs militer defence.pk. Adapun persetujuan kredit ini bernilai USD 101,6 juta yang berasal dari Eksportkreditt Norge AS, Norwegia pada tanggal 21 Juni 2017 untuk pembiayaan pengadaan rudal Nasams untuk Angkatan Udara Indonesia.


    Tidak ada berita resmi dari Kemenhan.

    BalasHapus
  118. ohhh.... jadi yang klaim beli LMS Batch II memang sudah beli la kan... FA50, TEJAS, JF-17 begitu juga ... wkwkwkwkwkwkw

    dia punya KLAIM bikin seram... wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  119. ke kamu mau klaim maksud PROPOSAL tu beerti BELI...??? wkwkwkwkwkwwk

    ada ada je GENG INDON ni....wkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  120. Hanya pernyataan dari produsen (Kongsberg)

    BalasHapus
  121. Kalau sudah mengajukan proposal maknanya disitu sudah terlihat jelas kalau Fincaenteri mengikuti tender pengadaan Fregat untuk TNI AL dan akhirnya Fincaenteri diumumkan sebagai pemenang dalam tender tersebut Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  122. masih PROPOSAL tu cadangan ya guys maknnya ia masih belum PASTI....wkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  123. ke kamu mau klaim maksud PROPOSAL TENDER tu beerti BELI...??? wkwkwkwkwkwwk

    ada ada je GENG MALONDOG ni....wkwkwkwkwkwkw

    BalasHapus
  124. Proposal tersebut diajukan pada 2020 dan 2021 proposal itu disetujui oleh kemhan Pur masa itu pun kamu tak tahu Wkwkwkwkw

    BalasHapus
  125. Jika dilihat dari kasus Nasams 2, tidak ada berita resmi dari Kemenhan. Berarti tidak semua pembelian senjata Indonesia harus ada berita dari Kemenhan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bro memang NASAM itu di zaman JOKOWI...??? memang cara keduanya sama...??? wkwkwkwkwk

      Hapus
    2. Nasams itu pada 2017 TOLOL Wkwkwkwkw

      Hapus
    3. Tidak lihat berita kontraknya 2017? Bukankah saat itu zaman presiden Jokowi?

      Hapus
  126. terlihat jelas apa... INDON hanya diam dan yang mengatakan adalah dari pihak pengeluar... jadi seperti OSPREY dan SU35.... pihak pengeluar mengesahkan konon INDON sudah sign jadi mana asetnya...wkwkwkwkwkwkwwkwkw

    SUKA BERHALUNISASI guys makin parah geng PEMBUAL

    BalasHapus
  127. Kamerad Malon...!!! Xixixixi

    https://www.suara.com/news/2021/07/19/145522/menteri-malaysia-ajak-warga-perangi-covid-19-dengan-meneladani-stalin?page=all

    BalasHapus
  128. FINCAENTERI ITU MENGAJUKAN PROPOSAL PENGADAAN FREGAT PADA 2020 DAN PADA 2021 FINCAENTERI DIUMUMKAN MEMENANGKAN TENDER PENGADAAN FREGAT UNTUK TNI AL MASA ITU PUN KAMU TAK TAHU.... TOLOL!! Wkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gempurwaria itu KOYAK, IRI & DENGKI karena negaranya tak belanja Asset Militer malah yg ada beli Sparepart menghidupkan kembali Heli NURI dan SEWA ATV & Motorcycle.. wkwkwkwkwkwkwk

      Hapus
  129. terlihat jelas apa... MALON hanya diam dan yang mengatakan adalah dari pihak pengeluar... jadi seperti JF-17 dan TEJAS.... pihak pengeluar mengesahkan konon MALOM sudah sign jadi mana asetnya...wkwkwkwkwkwkwwkwkwk

    SUKA BERHALUNISASI guys makin parah geng KOYAK TOK BOMOH.. wkwkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Namanya juga beruk om Joker cara berpikirnya beda sama manusia

      Hapus
  130. Tanya puur...malon katanya byk TENDER alusista baru...ada kabar yg menang tender blm puuur....sepertinya blm ada satupun ya puuur...
    Tapo.kok ente yg GILA nagaku2.sdh ada pemenang tendernya...sebemarnya ente STRESS ATAU GILA sich puur sebenarnya...???
    Tp kalo agustus heli.kecik tak datang siap siap KEBIRI ente puur...ganti sm.punya πŸ–πŸ–πŸ– atau 🦧🦧🦧

    BalasHapus
  131. Kau koyak ya pur,
    Pembelian atau pemgadaan alutsista Indonesia itu tidak semua dipublish baik yg sudah kontrak atau sedang proses kontrak ke Media
    Karena demi menghindari "Arm Race".

    Gempur sillyπŸ˜€

    BalasHapus