12 Oktober 2020

Australia Rejects Tiger ARH Upgrade Proposal

12 Oktober 2020

ADF Tiger ARH (photo : Airbus Helicopters)

Airbus doubles-down on Tiger replacement proposal

Airbus Australia Pacific will double-down on its unsolicited proposal for the Commonwealth’s LAND 4503 ARH replacement program by offering an enhanced Tiger ARH upgrade proposal.

Speaking to media on October 7, APAC Managing Director Andrew Mathewson said the company’s initial proposal of an upgrade to the current 22 Tiger ARHs and an additional seven Airbus H145M helicopters had been formally rejected in a letter to the company from Defence Minister, Senator Linda Reynolds.

But Mathewson is not deterred and says that, rather than the previous offer of a mixed fleet including seven H145Ms to make up the LAND 4503 requirement of 29 airframes, the company will up the ante by proposing a more comprehensive upgrade to the current Tiger fleet, and is actively seeking seven additional Tiger airframes from European stocks. While he wouldn’t be drawn on where these airframes could be sourced from Mathewson said that, while discussions were ongoing, he was relatively confident he could do so.

The Tiger assembly line closed in 2018, but the aircraft is also operated by Germany (51), France (40), and Spain (24), with the French and Spanish Tiger HAP/HAD model being the most common configuration to Australia’s Tiger ARH.

He said the seven additional airframes would likely be the first delivered in the proposed upgraded form, and then the 22 Australian ARH machines would then be inducted and rotated through the upgrade process. Most of the upgrade work would be conducted by Australian industry led by Airbus from its Brisbane Airport facility in Queensland, and could be completed for less than $1.5 billion.

Mathewson said he wasn’t ready to publicly discuss what the enhanced upgrade proposal might include, but did offer that Airbus would be looking to leverage as much of the planned Tiger Block 3 upgrade which would bring the three European operators’ Tigers closer to a common configuration. He added that, while the Block 3 upgrade had recently been defined, it has not yet been made public.

But despite claimed cost savings of up to $3.5 billion compared to a FMS buy of new helicopters, Airbus may not have sufficient time to develop and present its enhanced concept before a decision to proceed to tender is made by the end of 2020. Recent media reports have indicated the Commonwealth is favouring a sole-source tender to Boeing to the AH-64E Apache.

99 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Analisanya om mengenai perihal ini?

      Hapus
    2. Analisanya begini om....aussy sering kepentok dalam memilih alutsista yg kepenginnya paling gahar dan limited edition tapi belakang hari malah merepotkan dan sering berumur pendek karena biaya ops nya yg diluar estimasi atau menuntut perawatan extra (gak cost effective gitu) πŸ‘‰ misale: advark F-111, collins class πŸ™„. Begitu juga ketika merancang bangun alutsista secara mandiri.....sudah costnya gede tapi gak laku dipasaran (spt radar Jindalee dan mungkin juga radar CEAPAR serta kasel penerus collins) πŸ•΅️

      Hapus
    3. Termasuk heli Tiger ini juga.....😁

      Hapus
    4. Hmm oh brgitu ya ..
      Saya malah baru tau klo radar jan dara buatan ostrali.. mantab juga ternyata πŸ˜πŸ‘

      Hapus
    5. Betul,
      Australia memang Major NATO ALLIED, tapi alutsista yg digunakan cenderung out of the box, yang pada akhirnya menjerumuskan pada biaya yg mahal.

      Beberapa kasus adalah kasel collins, yang merupakan perbesaran dari gotland class dan punya banyak flaws.


      Sementara LHD canbera juga demikian pula, dipandang terlalu banyak masalah dalam pengoperasiannya.


      Lain dari yang lain Aussie malah menggunakan F 18 untuk pespur utamanya, yang menurut saya ini tidak cost effective jika dibandingkan dengan F 16.

      Sekali lagi konsep akuisisi alutsista mereka juga out of the box, saya menyoroti hanwa K9 yang bakal diakuisisi oleh aussie.


      Mengingat jumlah produksi K9 terbatas serta ga lagi jaman stationary artilery maka saya rasa ini kurang praktis digunakan.

      Hapus
    6. klo df isinya ginu makin joss obrolannya, selain bully malon wkwk itu harus dan wajib

      Hapus
    7. Jangan lupa heli ASW Kaman SH-2G Seasprite. Heli kecil yg dijejali mission suite yg berlebihan akhirnya malah hang bikin pusing integratornya.
      Kalau mengensi K9 menurut saya oke punya , laris manis apalagi diborong India , populasinya bisa ribuan.

      Hapus
    8. Salah satu sisi yg baik jika melihat perkembanhan pertahanan Indonesia dan Australia adalah Indonesia memiliki konsep TOT yang selalu disertakan dalam setiap pembelian, meskipun sangat terbatas pada kemampuan SDA , dan biaya tentunya, namun TOT ini seakan" menjadi hal yang wajib.

      Beberapa hal yang menajdi momok bagi saya dari australia adalah pengembangan bomber generasi 5 dan loyal wingman di australia, selain kedua hal itu bukan menjadi faktor yg perlu di takuti secara berlebihan.


      Namun sesuatu yg membuat saya gigit jari adalah 1. Penggantian untuk kapal permukaan akan terhambat, padahal kebutuhan kapal permukaan besar jumlahnya, hal ini lebih lagi tidak adanya galangan kapal yang mampu membuat lambung kapal dengan kualitas setara fregat (jangan sebut kapal bakamla 110m, itu speknya ga sama dengan fregat, kalau tabrakan sama VS udah pasti anjur)

      oleh sebab itu sudah seharusnya inhan swasta mulai dikaryakan sehingga mampu memiliki kualifikasi membuat alutsista utama, tidak hanya berpusat pada BUMN saja

      Hapus
  3. Balasan
    1. Airbus Helicopters. Dulu namanya Eurocopter Tiger/Tigre. Sempat dapat kode EC665.

      Hapus
    2. PT. DI dapat lisensi untuk merakit heli Tiger ini ga?

      Hapus
    3. Borong ni aja lumayan 1 skuadron duet apache

      Hapus
    4. Ngerakit terus diclaim buatan anak bangsa..

      Hapus
    5. Udah ada konsep gandiwa, entah kapan terwujudnya

      Hapus
    6. Gandiwa harus ada dukungan dana pemerintah untuk pengembangannya seperti N219.

      Hapus
    7. Bagian asemblingnya dah tutup qiqi

      Hapus
  4. kene malah poso blonjo semenjak petugas parte kuoso

    BalasHapus
  5. Moga pak wowo ke US bawa tambahan Apache

    BalasHapus
    Balasan
    1. F35 sering bermaslah lobby f15ex lbh battle proven

      Hapus
    2. Manut aq mas@ nomad... πŸ€—πŸ€—

      Hapus
    3. MG@ hihii..f16V sama f15ex pokoke

      Hapus
    4. Kalo punya fighter buatan amrik kok pengennya punya pendamping yg punya tema "Itar-Free".....biar ga direcokin pas mau pake ✌️

      Hapus
    5. Bener tuh om JDI..pengen pesawat dengan "ITAR FREE"..kira" pesawat ap ya nanti selain su27/30..apakah dassault rafale juga ITAR FREE?mana tau kan sama kayak belharra classπŸ€—






      (Kenapa saya merasa gak "wah" setiap dengar indonesia mau akuisisi f35..mungkin karena di bayang-bayangi embalgo;( )

      Hapus
    6. Saya lebih wah.. Klau f15πŸ€—πŸƒπŸƒπŸƒ

      Hapus
  6. petugas parte isane dodolan kertu

    BalasHapus
  7. Dimohon dengen sanget ager menghibahken heli ini ke KL, karena pernah sanget mengidamken & sempet trial heli ini.





    (trial duduk di kokpitnya doang)
    πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Plot twist.. aussie lagi-lagi malah memilih menghibahkan heli ini ke kanada.. πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    2. Aussie mikirnya gini. Daripada heli tiger dia jadi hanggar queen apabila di hibahkan ke malon, mendingan di hibahin ke kanada.

      Wkwkwkwkwwk Asssyyyiiiikkk

      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ€£

      Hapus
  8. Infonya sih memang mau pensiun semua karena Tiger kurang laris dan sparepart nya makin susah. Audy kaya ne bakalan milih Apache kayak TNI sih yg last edition.

    Kalau dikasih pilihan hibah Tiger atau Cobra buat TNI AL.. gw milih Viper.. haiyahh πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2 skuadrn apache TNI Ad
      2 skuadron cobra/viper TNI AL marinir

      Hapus
    2. Rencana TNI AD itu apache 1skadron dan Mi35 1skadron.

      Saya setuju marinir di belikan 2skadron heli cobra/viper karena belum punya heli attack

      Hapus
  9. ...nyanyi ach, sambil leyeh2...dan dengerin radio FM ;

    Intro:

    Duet:
    Do mi sol, mari menyanyi
    Do mi sol, mari menyanyi
    Mari nyanyi bersama menyanyi tentang cinta
    Mari nyanyi bersama menyanyi tentang cinta

    Ane:
    ‘Ku cinta padamu

    Alya Fatma:
    ‘Ku cinta padamu

    Ane:
    ‘Ku sayang padamu

    Alya Fatma:
    ‘Ku sayang padamu

    Reff:

    Duet:
    Mencurahkan isi hati melalui lagu
    Bercinta sambil menyanyi duhai lebih syahdu

    Mencurahkan isi hati melalui lagu
    Bercinta sambil menyanyi duhai lebih syahdu

    La-la-la la-la-la-la-la la-la-la-la la-la-la
    La-la-la la-la-la-la-la la-la-la-la la-la-la

    Duet:
    La-la-la la-la-la-la-la la-la-la-la la-la-la 4 x...
















    ... Xixixixixixixi 😁

    BalasHapus
  10. PTDI harusnya bisa kembangkan light attack Gandiwa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiap kodam harus ada heli serbu ringan sekelas fennec

      Hapus
    2. Ya ngak ada dukungan pemerintah

      Hapus
    3. Ehem...Gandiwa mbok di desaine rodho niru bell 360 ... 🧐😜😜
      Ben rodho πŸ‘Œ

      Hapus
    4. Ya ngak ada dukungan pemerintah

      Hapus
    5. BuMn mksdnya
      Hrusnya spt Puna Male byk konsorsium

      Hapus
    6. Desain Gandiwa sudah bgus simple light attck

      Hapus
    7. Project heli attack gak feasible secara bisnis.. liat aja tuh Tiger dah capek2 buat tapi sepi peminat makanya mau tutup.

      Mendingan bisnis heli medium kelas caracal dan blekok.

      Hapus
    8. Beli aja lisensi super puma kayak Korea

      Hapus
  11. Kemampuan heli serang akan nihil jika musuh punya sistem penangkis udara terintegrasi serta SAM jarak jauh. Heli tempur akan sulit menyerang tanpa bantuan jamming dari pesawat electronic warfare. Sama halnya dengan menyerang kapal destroyer/frigate dengan heli serang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kudu punya Growlef juga ya Pak ?

      Hapus
    2. Kalo helinya terbang mengikuti kontur bumi dan muncul secara tiba-tiba (jika medan nya memungkinkan ☝️) tetap akan menyulitkan sistem pertahanan udara secanggih apapun

      Hapus
    3. Pertanyaannya : seberapa jauh jangkauan terbang sebuah heli.

      (PP lho ya, bukan jangkauan berangkatnya doang...) πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    4. Ya kalo heli diturunkan, berarti jaraknya cuma sepelemparan batu.....misal dari provinsi kaltara, nyebrang dikit ke sabah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    5. Ini belum omongin speed lho, secara misi SEAD butuh itu juga..

      πŸ˜›

      Hapus
    6. Ooo...misi ganyangan ke sebelah..

      Kalo itu sih masih oke bro πŸ˜‚πŸ˜

      Hapus
    7. Heli kan bisa pake pangkalan aju buat refueling dilokasi yg terdekat dg sasaran dg pola lompat katak.....negara2 nato sering tuh latihan refueling heli serang di pangkalan aju dg dukungan helikopeter medium/berat atau dukungan pesawat tranapor jika lokasinya cukup datar.

      Contoh nih....operasi pembebasan sandera di iran yg gagal, juga operasi pembebasan sandera divietnam yg ternyata penjaranya baru dikosongkan krn banjir ✌️

      Hapus
    8. "Ini πŸ‘‡
      contoh bekal ulang bbm dan ammo/rudal digaris depan.....skenario dan tim yg diturunkan menyesuaikan dg medan dipangkalan aju πŸ€—"

      https://youtu.be/dVlsRtdSnZo

      Hapus
    9. Ini truk tanki nya klo ketemu drone male bisa jadi api unggun 😁

      Hapus
    10. @Just do it yah mana ada orang bikin markas dikaki bukit atau gunung, cuma hitler yang bikin markas AA gun di kaki bukit wolf lair. Pastilah bikin base diatas bukit/gunung seperti india. Diatas bukit ada SAM system, dibawah bukit ada AA gun atau CIWS. Kalau pangkalan aju tanpa perlindungan SAM sama saja bunuh diri, coba lihat tentara armenia dibantai drone azerbaijan. Kalau latihan ya jelas aman, karena nggak ada yang mengebom atau salvo rocket pakai MLRS.

      Hapus
    11. Banyak loh.....prinsip membangun SAM site itu di area yg punya "field of view" paling luas....satu contohnya diteluk naga ☝️

      Hapus
    12. @Jus do it intinya helikopter serbu hanya berguna untuk kapal kecil tanpa kemampuan AAW atau kapal tanpa surface to air missile / CIWS. Tidak berguna berjuga untuk menghadapi SAM System. Hanya untuk menyerang musuh tanpa kemampuan perang udara dan unit infantri.

      Hapus
  12. Indonesia kapan ya, industri militernya seperti korea ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sabar mas... Kudhu tahap demi tahap dlu, tdk ada sim salabim ..



      πŸ§™‍♂️πŸ§™‍♂️

      Hapus
  13. Ayo AH-64 Gunship sama AH-1Z VIPER buruan boyong buat skuadron baru

    BalasHapus
  14. Sekalian Chinook sama Black hawk ex, bawa kemari ...

    BalasHapus
  15. F-16 sama FA 50 jangan ketinggalan juga

    BalasHapus
  16. Bisa gak ya joint streak K-FX/I-FX dialihkan ke FA-50, kalau bisa lumayan gak rugi-rugi amat batalkan JS K-FX

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih baik KFX/IFX di lanjutkan. Sudah banyak dana yg keluar untuk proyek KFX/IFX.

      https://defence.pk/pdf/threads/kfx-ifx-news-and-development.577039/page-15

      Hapus
    2. nggak bisa karena tidak sesuai kontrak awal.

      Hapus
    3. kalo fa-50 blom muncul diduniya, mungkin bisa om haha!😷😷😷

      masalahnye, kita aja uda beli ta-50 cukup lama, apanya yg mao joint gt lokh haha!🀭🀭🀭

      Hapus
  17. Jika diplomasi indonesia bisa
    Buat imbangi timur barat jika terjadi gesekan f35 dan su35 cocok di beli.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau pemerintah juga begitu. Tapi lagi nunggu kongress US approve penjualan F35 ke Indonesia. Kalo Trump mah yg penting duit. UEA aja di bisa di approve Trump untuk beli F35.

      Hapus
    2. Dana untuk Su-35 alihkan saja ke FA50 bisa dapat 2 skuadron langsung.

      Hapus
    3. @Tukang Ngitung

      Saya setuju.

      Tapi setidaknya ditambah 2skuadron F16

      Hapus
    4. apa yg uda masuk kajian angkatan udara, mana bisa sekoyong2 pindah jalur..mesin satuw lagi haha!🀭🀭🀭

      uda guwe tulis berkali2, kalo uda masyuk kajian, dan terpilih.
      ampe kapan pon bakal dikejar haha!😝😝😝

      sejarah ESYU hadir di negeri ini pon mengamininya. afalagi neng AWEWEEEeeee haha!πŸ‘πŸ‘πŸ‘

      Hapus
    5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  18. But Mathewson is not deterred and says that, rather than the previous offer of a mixed fleet including seven H145Ms to make up the LAND 4503 requirement of 29 airframes

    ----------------------

    kebutuhan heli tempur osi kok dikit amat yak, cuman 22+7.
    pdhl osi daratannya luas banget, yaa benua gt lokh haha!🀭🀭🀭

    kalo perang darat lebih dari 5 titik aja, wah ambyar ini haha!πŸ€”πŸ€”πŸ€”

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi kita om..haha..cuman 8πŸ˜”πŸ˜ž




      BTW tank osi cuman 59 loh..wkwkw..mungkin alasanya udah gak epektip..


      Dan mungkin karena gk ad negara yg berbatasan melalui daratan dengan osi..

      Makanya armada laut mereka serem"




      B

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. eiitt..itungnye jgn heli atak amrik doank om haha!πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      angkatan darat kita kan masi punyak heli atak ruski

      blom di itung heli serang, bolkow & fennek
      gak dipungkiri, masi kurang, setidaknya tiap pulau utama hrs ada.
      itungan guwe tinggal sulawesi ama papua yg blom dapet asupan heli atak dan serang

      hmmn..kita kan negara kepulauan om, mnurut guwe kebutuhannya berbeda ama benua yg sebegituw luas daratannya haha!🀭🀭🀭

      kalo guwe liat, osi ogah pake banyak2 embiti, soalnye..operatornya kurang ama saking gdenya ituw benua.
      kebayang mrk butuh brp divisi buat seluruh arah.
      apalagi kalo embiti dibanyakin, biaya operasional ama gaji bule kan mahal haha!πŸ€‘πŸ€‘πŸ€‘
      lagipula embiti dinilai lamban, dan susah mobilisasi disana, muternya jau klo pake kapal haha!🀭🀭🀭

      mnurut guwe, heli atak paling tepat buat mereka sebagai substitusi embiti.
      tank terbang ini bisa lebih cepat drpd embiti.
      fungsi laen, heli atak bisa buat patroli, selaen pake dron.
      tp klo embiti buat patroli, bah habis2in solar ama umpan buat bule2 ntuw kan mehong jugak haha!πŸ—πŸ—πŸ—

      nah mnurut guwe, kite lebih butuh kapal permukaan ama kapal selem sich drpd heli atak/serang.
      ada bbrp kasus helinya masuk pesawat ato dikirim lewat laut.

      nah mangkanya kita perluw TILT ROTOR cem OSPREY, bisa lgs terbang sendiri, kedepan bisa cantelen rudal apa gt biar tamba setronk haha!πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

      Hapus
    4. Doain yg terbaik aja empal..eh ompal amiin!

      Hapus
    5. kamsudnya bisa lgs terbang sendiri, tanpa banyak setop kyk heli, dan lebih cepat sampe tujuan haha!🀭🀭🀭

      jarak tempuh osprey bisa 2,230 nmi (2,570 mi, 4,130 km)

      Hapus
    6. empal, sayur asem ame ikan asin enyakkkk euuyy haha!πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³

      Hapus